hitekno.com - Aktivitas jual beli online sebaiknya dilakukan secara detail terutama membaca kolom deskripsi yang tertera. Seorang pembeli online yang emosi ini bikin netizen salfok dengan komentar yang diberikan.
Tak hanya salfok dengan komentar pembeli online, respon dari sang penjual justru bikin netizen geli.
Akun fanspage @txtdarionlshop membagikan screenshot percakapan antara penjual dan pembeli online.
Sangat absurd, postingan screenshot viral di Twitter setelah mendapatkan lebih dari 5.700 Retweet dan 22 ribu Like.
Pada gambar pertama, terungkap bahwa sang penjual sudah mencantumkan deskripsi dengan baik.
Namun ada juga pembeli online yang iseng dan marah-marah sendiri pada kolom komentar.
"Nggak ada otak a**! Beneran dikirim. Gue beli cuma buat ulasan doang. Ban beneran nggak layak, dan gue baru tau ada ban ring 15! Bannya udah gua buang depan kurirnya a**! Lumayan lah buat buang-buang duit mah," kata salah seorang pembeli online dengan inisial MH.
"Gunanya buat apa bang ban ini?" tanya salah seorang calon pembeli.
"Lu hidup gunanya apa?" balas sang penjual dengan jawaban menohok.
Interaksi antara pembeli online dan sang penjual membuat netizen ikut memberikan komentar.
"Kalau buat orang yang suka crafting bakal guna banget sih barang-barang bekas tuh. Karena dengan modal kecil bisa jadi barang jualan," pendapat @uglyducklinggxx.
"Seller-nya gabut bener kayaknya wkwk," kata @monmaapp.
"Setahu gue ya, ban bekas ini dicari banget. Nanti dijual ke tempat yang bisa daur ulang ini ban. Kemarin gue ketemu orang di tempat Lamongan terus dia ngajak ngobrol katanya susah bgt mau nyari pengepul ban bekas," komentar @gemesgumush.
Itulah tadi interaksi antara penjual dan pembeli online yang sangat absurd sehingga bikin netizen salfok dan viral di Twitter, gokil banget ya?
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi