hitekno.com - Turut rayakan Hari Kemerdekaan Indonesia 2020 pada 17 Agustus, Google menghadirkan Google Doodle hari ini di halaman awal pencarian.
Tampilan Google Doodle tersebut menampilkan keragaman Indonesia melalui ilustrasi seperti harimau Sumatera, dan bunga Rafflesia Arnoldii sebagai salah satu contoh dari keanekaragaman fauna dan flora asli nusantara yang melimpah.
Tak hanya itu, untuk memberi kesan Hari Kemerdekaan, doodle yang dibuat oleh Martcellia Liunic yang berbasis di Jakarta, menambahkan gambar khas tujuhbelasan seperti panjat pinang dan seorang murid yang mengenakan seragam merah putih dengan mengibarkan bendera Indonesia.
Selain itu, ada beberapa ilustrasi orang yang tersebar dengan menggunakan pakaian adat Indonesia, seperti Betawi dan Jawa. Tulisan "Google" sendiri dibentuk menggunakan huruf G yang menyerupai awan, huruf O dari lingkaran panjat pinang dan bunga Rafflesia Arnoldii, huruf G dari pita berwarna merah, huruf L dari pohon kelapa, dan terakhir huruf E yang menyerupai lautan.
Dilansir dari laman resmi Google pada Senin (17/8/2020), Martcellia yang menggambar doodle ini mengatakan tidak hanya ingin menggambar mengenai perayaan Hari Kemerdekaan tetapi juga mengenai Binneka Tunggal Ika.
Pembuat doodle itu ingin menyampaikan pesan melalui karyanya bahwa Indonesia beragam, indah, dan meriah seperti doodle buatannya yang penuh warna.
Melalui gambar Google Doodle hari ini, pengguna juga bisa menemukan berita terkait Hari Kemerdekaan Indonesia 2020 hingga menonton live streaming Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2020 yang disiarkan melalui YouTube. (Suara.com/Lintang Siltya Utami)
Berita Terkini
-
Intip Trik Praktis Menyimpan Video YouTube yang Bisa Jadi Pilihan
-
Roadmap 2045 Sri Harjono, Tinggalkan Indikator Pertumbuhan Ekonomi dan Fokus Lapangan Kerja Formal
-
Mengenal Gauth AI, Bantu Siswa dari Mencari Jawaban hingga Menguasai Pelajaran
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia