hitekno.com - Setiap wanita pasti mengidamkan sosok suami yang begitu perhatian dan memanjakan mereka. Netizen dibuat baper setelah melihat video mengenai seorang pria yang melarang sang istri melakukan pekerjaan rumah saat hamil.
Akun fanspage Instagram @makassar_iinfo membagikan postingan video dengan caption bertuliskan "Video untuk para (calon) suami, jangan lupa tag seseorang".
Postingan yang dibagikan menarik perhatian netizen setelah mendapatkan lebih dari 290 ribu View dan ribuan komentar dari netizen.
Sebagian netizen ikut menge-tag calon pasangan hingga suami mereka sehingga diharapkan dapat terinspirasi.
Akun fanspage @makassar_iinfo membagikan ulang video milik Naddya Dea.
Rupanya, wanita ini dilarang mengurusi pekerjaan rumah saat hamil.
Sebagai gantinya, sang suami idaman menangani sebagian urusan pekerjaan saat di rumah.
Dalam video, terlihat sang suami yang mengurus dapur, membersihkan rumah, hingga menjemur pakaian.
"Aku nggak boleh urus rumah. Semenjak hamil, semua yang urus suami. Masak, nyuci baju, jemur, nyapu, ngepel semuanya. Sempat nggak enak hati karena itu tugas aku. Tapi dia bilang semua itu tugas suami. Tugas istri itu nurut suami. Dia selalu bilang 'kamu itu istri bukan ART'. Sehat selalu (emoticon cinta)," tulis seorang ibu hamil pada videonya.
Cukup romantis, sang suami terlihat menyuapi istrinya di akhir video.
"Suami begini di Sh*pe* ada nggak ya, mau aku masukin ke keranjang," canda @fellaand_.
"Nah kalo suami udah kaya gini, jangan terlalu di publish ya. Nanti pelakor lewat," balas @cloverhoneyhdi_mks.
"Semoga istriku nggak lihat postingan macam ini (emoticon tertawa)," komentar @ardiyansyahbinnurdin.
Itulah tadi postingan video mengenai suami idaman yang bikin netizen salfok dan baper, bagaimana pendapat kamu?
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi