hitekno.com - Netizen atau generasi milenial kekinian banyak yang menyukai challenge di media sosial. Challenge yang cukup absurd dari seorang cewek cantik kepada temannya ini sukses bikin netizen geli.
Pengguna TikTok dengan akun bernama @cocolavaa2 membagikan video mengenai aksi ketika ia "ditinggal" teman-temannya.
"Jadi gua nantangin temen gua jungkir balik di mall. Terus disuruh contohin di tempat sepi," tulis @cocolavaa2.
Rupanya cewek cantik ini langsung memberikan contoh mengenai challenge unik yang ia maksud.
Akun @cocolavaa2 mencontohkan dengan berjalan absurd menuju tempat yang dinilai cukup sepi. Setelah beberapa langkah di depan lift, ia segera berjongkok dan bersiap melakukan gerakan roll depan.
Teman-temannya langsung lari dengan setelah cewek ini kedapatan melakukan hal absurd di depan pengunjung mall. "Mamp*s, mamp*s ada orang. Bukan teman gue!" kata seseorang di dalam video sembari berlari menjauh.
Pengunggah video menyatakan bahwa tak ada Part 2 mengingat beberapa temannya sudah terlanjur malu.
Postingan video yang dibagikan berhasil viral setelah mendapatkan lebih dari 4,1 juta dan 600 ribu like. Video viral ini mendapatkan belasan ribu komentar dari netizen.
"Kebayang nggak sih lu? Seandainya lu yang di dalam lift, pas kebuka lihat cewek jungkir balik? Bayangin aja dulu (emoticon menangis)," komentar @deswiki.
"Tolong, gue ngakak banget! Ini malunya epic sih (emoticon tertawa)," tulis @ralphandrew98.
"Sumpah gue suka banget cewek kayak gini," kata @daffaa_bermundo.
Untuk melihat video viral mengenai challenge absurd dari cewek cantik yang membuat netizen geli, kalian bisa mengunjungi link ini.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi