hitekno.com - Pedagang kaki lima terus berusaha menjajakan jualannya di tengah situasi pandemi, termasuk penjual bakso keliling.
Namun belum lama ini salah satu netizen menemukan penjual bakso yang ketiduran karena lelah hingga tengah malam.
Dibagikan oleh akun TikTok @.ulfadbz, pemiliknya mengunggah video yang tak sengaja melihat seorang lelaki paruh baya yang ketiduran dalam posisi duduk di depan warung pinggir jalan yang sudah tutup. Tak jauh darinya, terlihat gerobak bakso.
Melihat penjual bakso tersebut yang masih berjualan hampir tengah malam, warganet itu pun memutuskan membeli baksonya.
"Sedih banget liat bapak-bapak jualan bakso udah jam 11 malem dagangannya belum habis terus sampe ketiduran," tulis pemilik akun dalam keterangan video yang diunggahnya pada 31 Oktober.
Warganet itu pun kembali membeli baksonya dan kali ini menyempatkan diri untuk bertanya sedikit kepada penjual bakso.
"Semalem sekitar jam 1 saya cari lagi si bapak untuk beli lagi baksonya. Ternyata bapaknya mangkal di tempat satu lagi di samping Alfa. Nah di sini saya mulai tanya-tanya si bapaknya. Kayaknya karena udah tua komunikasinya jad terbatas gitu (maaf bapaknya kurang mendengar). Katanya bapak ini jualan baksonya ngambil di orang, jadi kalau baksonya nggak habis ya dibalikin ke si bosnya. Ngambilnya di daerah Kemayoran. Kadang si bapak suka muter sampe Monas katanya," tulis warganet.
Kemudian pada 3 November, warganet sengaja membawa beberapa orang kerabatnya untuk membeli bakso dari lelaki paruh baya tersebut. Ia melihatnya di tempat sebelumnya hampir pada pukul 11 malam.
"Semalem ketiga kalinya saya beli bakso si bapak jam 22.30. Tapi kali ini rame, saya ajak saudara juga buat coba bakso si bapaknya," tulis warganet.
Pemilik akun tersebut menambahkan bahwa dikarenakan banyak warganet lain yang ingin membantu, ia pun bermaksud menyerahkan bantuan itu kepada penjual bakso.
"Kali ini saya mau coba tanya tentang si bapaknya. Sekalian saya bawa sedikit rezeki untuk si bapak dari hasil kolektifan saya dengan saudara dan teman-teman terdekat lainnya yang lihat video saya. Dari hasil kita ngobrol saya dapat info, nama beliau Pak Priyono, usia 61 tahun," tambah warganet.
Penjual bakso tersebut mengaku, saat ini tinggal di kontrakan yang terletak di daerah Kemayoran bersama dengan pemilik usaha bakso dan pedagang lainnya. Ia juga bercerita bahwa istrinya telah meninggal dunia dan memiliki seorang anak lelaki, yang sudah bekerja di salah satu bank di Bekasi.
"Untuk pendapatan sehari-hari bapak ini bisa 300 sampai 400 ribu untuk nyetor dan nanti ada bagiannya untuk si bapak. Tapi bapaknya nggak mau nyebut berapa. Bapak ini biasanya keluar jualan mulai dari jam 2 siang sampai dagangan habis sekitar jam 1 an," jelas warganet.
Ketika pemilik akun ingin menyerahkan dana bantuan yang sudah terkumpul, penjual bakso ini menolaknya.
Tiga video yang diunggahnya tersebut telah ditonton dengan total lebih dari 3,1 juta penayangan dan disukai sebanyak lebih dari 433.000 kali oleh sesama pengguna TikTok serta menuai beragam komentar.
"Pingin bantu dengan beli jualan si bapak, cuma aku beda kota dan jauh. Semoga bapaknya sehat selalu dan dilancarkan rejekinya aamiin," tulis akun @heifugh.
"Nggak apa-apa open donasi aja, nanti uang hasil donasinya buat beli bakso si bapaknya. Terus kan banyak tuh baksonya, bisa dibagiin ke orang-orang yang membutuhkan," komentar @dianapratw.
"Aku mikir itu anaknya kemana? Kok tega ninggalin orang tuanya tinggal sama orang lain? Padahal kerja di bank buat tinggal berdua pasti cukup kok," tambah @ayni0727.
Unggahan video penjual bakso yang tengah menjajakn baksonya hingga tengah malam ini lantas viral. (Suara.com/Lintang Siltya Utami)
Berita Terkini
-
Intip Trik Praktis Menyimpan Video YouTube yang Bisa Jadi Pilihan
-
Roadmap 2045 Sri Harjono, Tinggalkan Indikator Pertumbuhan Ekonomi dan Fokus Lapangan Kerja Formal
-
Mengenal Gauth AI, Bantu Siswa dari Mencari Jawaban hingga Menguasai Pelajaran
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia