hitekno.com - Bagi pecinta kucing garis keras, mereka biasanya memperlakukan hewan peliharaan miliknya dengan sepenuh hati. Deretan kotak tasyakuran untuk kucing yang melahirkan ini bikin netizen salfok.
Tak hanya salfok, beberapa netizen mengaku ikut penasaran dengan isi dari kotak tasyakuran tersebut.
Pengguna Facebook bernama Eris Riswandi membagikan postingan yang menampakkan kotak anti mainstream.
Deretan kotak yang ada justru ditempeli dengan gambar kucing beserta kalimat keterangan mengenai tasyakuran.
"Selamat ya mpus, atas kelahiran anak-anaknya. Semoga menjadi anak yang soleh, berbakti pada orangtua dan majikan," tulis Eris Riswandi pada caption-nya.
"Tasyakuran Chiko dan Chinta. Assalamu'alaikum wr. wb., dengan memanjatkan puji syukur pada Allah SWT, telah lahir kucing kami dengan kembar 5," tulis keterangan pada kotak yang dibagikan.
Aksi ini tergolong anti mainstream mengingat tradisi tasyakuran biasanya dilakukan sebagai wujud syukur atas kelahiran bayi, pernikahan, ulang tahun, aqiqah, 7 bulanan dan lain-lain.
Cukup gokil, postingan kucing lahiran yang dikasih tasyakuran ini telah dibagikan lebih dari 160 kali. Banyak netizen yang memberikan komentar kocak atas postingan tersebut.
"Gue aja ultah belum pernah pakai ginian. Belum pernah tasyakuran kayak gitu (emoticon tertawa)," curhat Hiragi Thokaku.
"Itu bin dan bintinya jelas nggak siapa?" canda Upi Zulparida.
"Bener-bener cat lover sejati ini. Patut dapet jempol," pendapat Putri Mustika Dewi.
Itulah tadi postingan mengenai kucing lahiran yang dikasih tasyakuran sama majikannya sehingga bikin netizen geli, gokil banget ya?
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi