hitekno.com - Tulisan di belakang truk yang cukup kreatif biasanya dapat menarik pengguna jalan lain. Sebuah truk pengangkut ayam ini sukses bikin netizen salfok.
Bagaimana tidak, tulisan tersebut membuat kita tak mengeluh atau apabila berdekatan dengan kendaraan itu. "Wkwkw, jadi pengen KFC," tulis @kocak.parah.id.
Tulisan tersebut malah mengingatkan pengendara lain kepada salah satu waralaba restoran ayam goreng terkenal.
Sudah menjadi rahasia umum bahwa terkadang pengendara memilih menjauh apabila berdekatan dengan truk pengangkut ayam. Mereka menghindari bau menyengat apabila truk pengangkut ayam memiliki banyak kotoran di bawahnya.
Postingan tulisan yang disediakan malah membuat netizen geli dan tak jadi merasa kesal. Bagaimana tidak tulisan itu menyuratkan agar pengendara lain tidak perlu menutup hidung.
"Nggak usah tutup hidung, tanpa kami kalian nggak kenal KFC," tulis deskripsi pada belakang truk. Tulisan ini menyiratkan agar kita tetap menghargai keberadaan truk ayam meski mereka terkadang menimbulkan bau tak sedap. Tanpa truk pengangkut ayam, tentunya kita tidak bisa menikmati sajian ayam goreng yang sedap.
Postingan mengenai tulisan di belakang truk pengangkut ayam ini menarik perhatian netizen setelah memperoleh 56 ribu Like dan ratusan komentar.
Banyak netizen yang terhibur setelah membaca tulisan di belakang truk ayam tersebut.
"Pintar tuh krunya..wkwkwk," balas @pemuda_project__1.
"Ah palingan KFC juga nggak ngambil dari kalian..hehe," kata deardodamanik_.
"Wkwk, calon KFC lewat tuh," komentar @telatmangan.
Itulah tadi tulisan di belakang truk yang bikin netizen salfok, bagaimana pendapat kalian?
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi