hitekno.com - Belum lama ini seorang warnita mendapatkan pengalaman unik saat membeli es krim di salah satu restoran cepat saji ternama. Pengalamannya membeli es krim dengan cone terpisah ini lantas viral.
Pengalaman itu ia bagikan melalui akun TikTok @callmeciell. Wanita bernama Cecillia ini saat itu membeli es krim melalui layanan Drive Thru.
Saat itu, Cecilia memesan dua cone es krim vanila. Saat ingin mengambil pesanan, ternyata es krimnya belum membeku secara sempurna.
Ia dan temannya pun diminta untuk menunggu selama 10 menit. Setelah 10 menit berlalu, ternyata es krimnya masih belum membeku sempurna.
Akhirnya, pegawai restoran cepat saji itu memberikan penawaran pada Cecilia. Pegawai tersebut bertanya apakah Cecilia bersedia bila es krimnya diletakkan di wadah gelas es krim sundae.
Pegawai itu pun tak keberatan dan akhirnya memberikan cone dan es krim secara terpisah. Hal ini lantaran es krim yang belum membeku sempurna tidak dapat diletakkan pada es krim.
Video ini pun menarik banyak perhatian warganet. Video tersebut akhirnya dibanjiri komentar.
"Kalo sengaja minta kayak gitu kayaknya nggak boleh. Beruntung kamu," komentar seorang warganet.
Warganet lainnya juga turut berkomentar.
"Aku pernah kayak gitu juga. berasa untung karena kayaknya dapet lebih banyak," ujar warganet ini.
"Barusan beli ice cream cone lewat drive thru. Terus aku minta gelas begitu eh tapi kena biaya tambahan Rp1.000," tulis warganet lainnya di kolom komentar.
Unggahan video membeli es krim dengn cone yang terpisah ini sudah ditonton sebanyak lebih dari 300 ribu kali di TikTok. (Suara.com/Hiromi Kyuna)
Berita Terkini
-
Intip Trik Praktis Menyimpan Video YouTube yang Bisa Jadi Pilihan
-
Roadmap 2045 Sri Harjono, Tinggalkan Indikator Pertumbuhan Ekonomi dan Fokus Lapangan Kerja Formal
-
Mengenal Gauth AI, Bantu Siswa dari Mencari Jawaban hingga Menguasai Pelajaran
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia