hitekno.com - Lampu disko yang kelap kelip umumnya menggunakan alat khusus untuk bisa membuatnya seperti itu. Namun berbeda dengan pesta satu ini, yang punya cara unik dalam menghidupkan suasana..
Nampak dalam video viral di media sosial, bapak satu ini punya cara khusus untuk bisa membuat kelap kelip ala lampu disko. Bahkan bisa mengikuti irama musik yang menemani orang-orang berdansa.
Pada video, terlihat sejumlah kecil orang yang asyik berdansa dan menari diiringi dengan lampu disko. Kelap-kelip lampu disko ternyata tak berjalan otomatis melainkan harus digerakkan secara manual.
Netizen langsung salfok setelah melihat bapak-bapak operator yang mengendalikan lampu disko secara manual.
"Lampu disko 3M, murah meriah manual," tulis akun fanspage Kementrian Humor Indonesia pada postingan yang viral di media sosial.
Bikin salfok, video gokil itu juga telah dibagikan lebih dari 260 kali. Mirip suasana diskotek, terdapat beberapa orang yang berjoget ditemani kelap-kelip lampu.
Rupanya, kelip lampu putih dan hijau dihasilkan dari gerakan seorang bapak yang menancapkan steker listrik secara berganti-gantian.
Meski terhibur, tak sedikit netizen yang mengkhawatirkan keselamatan "operator lightning" tersebut. Hal itu terhitung berbahaya mengingat sang bapak ini bisa tersetrum.
"Operator lighting nangis lihat video ini," komentar Eko Nurhuda.
"Kenapa nggak pake sakelar gitu ya, kan lebih aman..hahaha," pendapat Muhammad Junaedi.
"Ngantuk dikit bisa gosong tuh bapak," tulis Sufyan Ramdhani.
"Waktu kecil kalau ada panggung 17-an malamnya lampu kedip kedip ya seperti itu caranya," balas Rahma Oktavia.
Itulah video viral di media sosial, bagaimana cara bapak satu ini bikin lampu disko secara manual.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi