hitekno.com - Belum lama ini dua bocah laki-laki mencuri perhatian netizen karena aksinya berkeliling memberi makan kucing jalanan.
Dalam video yang dibagikan oleh warganet pemilik toko penyuplai makanan hewan dengan akun TikTok @dipacat pada 18 April itu merekam dua bocah yang menaiki skuter.
Keduanya mampir ke tokonya untuk membeli makanan kucing yang akan dibagikan. Tersentuh dengan niat baik anak-anak itu, pemilik akun pun ingin memberikan tambahan satu makanan kucing gratis kepada mereka.
Pemilik akun sebenarnya akan memberikan makanan kucing gratis kepada pembeli setiap Jumat, namun karena aksi kedua bocah tersebut, ia memberi pengecualian.
"Kamu biasanya ngasih makanan ke mana?" tanya pemilik akun.
"Keliling aja," jawab salah satu bocah.
"Anak ini keliling-keliling ngasih makanan kucing jalanan. Terharuuu," tulis pemilik akun dalam keterangan pada videonya.
Dalam kolom komentar, pemilik akun menulis bahwa video tersebut direkam di Batam.
Unggahan yang telah dilihat sebanyak lebih dari 665.000 penayangan dan disukai sebanyak lebih dari 86.100 kali oleh sesama pengguna TikTok itu pun, menuai beragam komentar. Tak sedikit pengguna lainnya yang memuji sikap kedua bocah tersebut.
"Jarang banget ada bocil kayak ini, biasanya malahan sebaliknya," tulis salah satu netizen.
"Andai semua bocah begini. Di daerah gue malah bocah sukanya nyiksa kucing, ditarik ekornya," ungkap netizen di TikTok.
"Gemes banget sama adeknya, baik bangeet," tambah salah satu netizen di TikTok.
Unggahan video dua bocah memberi makan kucing liar ini lantas viral di TikTok dan membuat netizen salut. (Suara.com/Lintang Siltya Utami)
Berita Terkini
-
Intip Trik Praktis Menyimpan Video YouTube yang Bisa Jadi Pilihan
-
Roadmap 2045 Sri Harjono, Tinggalkan Indikator Pertumbuhan Ekonomi dan Fokus Lapangan Kerja Formal
-
Mengenal Gauth AI, Bantu Siswa dari Mencari Jawaban hingga Menguasai Pelajaran
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia