hitekno.com - Banyak netizen yang mengeluhkan bahwa layanan Google sedang eror atau Google Down pada hari ini (22/06/2021). Menanggapi banyaknya keluhan yang datang, vendor smartphone memberikan beberapa tips untuk mengatasi hal tersebut.
Pantauan dari Down Detector, keluhan yang disampaikan mengenai layanan Google bermasalah memuncak pada 13.23 WIB. Secara global, sebanyak 65 persen pengguna mengeluhkan masalah log-in.
Sementara 35 persen lainnya mengaku bermasalah ketika melakukan aktivitas searching atau pencarian.
Layanan Google yang mengalami masalah juga membuat ratusan ribu netizen mencuitkan curhatan mereka di Twitter. Melalui situs Trends24.in, kata kunci Google memuncaki trending topik dunia pada pukul 14.00 WIB.
Lebih dari 750 ribu cuitan menghantarkan Google menempati trending topik global maupun Indonesia. Banyak netizen mengaku bahwa aplikasi yang berkaitan dengan Google mengalami force-closed atau menutup secara tiba-tiba di smartphone.
"Sepertinya ada bug Google yang baru saja muncul hari ini. Tim sedang menyelidikinya. Sementara itu jika Anda melihat pembaruan untuk aplikasi Google di Play Store, harap tunda update tersebut," tulis Alvin Tse pada akun resmi Twitter-nya (@atytse).
Akun resmi Samsung Indonesia juga memberikan saran untuk mengatasi masalah mengenai layanan Google yang dilaporkan telah eror. Senada dengan Alvin Tse, Samsung Indonesia turut menyarankan agar pengguna menghapus pembaruan atau update dari Google.
Hingga artikel ini ditulis, kata kunci Google, Google Down, Google Eror masih bergema di Twitter. Tak hanya di Indonesia, pengguna Twitter luar negeri juga turut melaporkan masalah yang sama terkait aplikasi yang tiba-tiba tak bisa digunakan atau menutup sendiri.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025