hitekno.com - Mencari smartwatch atau jam pintar untuk mendukung beragam aktivitas dan membantu pantau kondisi kesehatan kamu? Berikut ini ada pilihan dan tips memilih smartwatch untuk saat ini.
Pandemi yang masih terjadi di negeri ini menyadarkan kita bahwa kesehatan adalah hal paling utama untuk dijaga. Mulai dari membeli suplemen kesehatan, makan-makanan bergizi, memulai olahraga secara rutin hingga membeli alat penunjang untuk memonitor kesehatan secara berkala seperti smartwatch menjadi kebutuhan belakangan ini.
Namun demikian sebelum menentukan pilihan pada salah satu merk dan tipe smartwatch di atas. Kamu perlu menyimak beberapa tips memilih smartwatch di bawah ini :
- Pilih smartwatch yang sudah mendukung sertifikasi IP agar bisa digunakan di dalam air.
- Pilih smartwatch yang memiliki fitur Heart Rate Tracking.
- Usahakan membelinya melalui gerai resmi untuk menjamin keaslian produk.
- Jika membeli via Online, pastikan barang tersebut asli. Kalian bisa cek di bagian deskripsi produk atau menanyakannya pada pihak penjual.
- Sesuaikan dengan kebutuhan atau aktivitas kalian.
Berdasarkan hal tersebut di atas redaksi telah mengkurasi beberapa pilihan smartwatch direntang harga di atas Rp 500 ribuan yang bisa dijadikan pilihan untuk dijadikan gawai andalah untuk memonitor kesehatan secara berkala.
Desain layar dimensi 40.9 x 35.5 x 11.4 mm dan bobot 31 gram. Tali strapnya memiliki ukuran 118 mm untuk long version dan 76 mm untuk short version dengan bahan silikon sementara layarnya berjenis IPS LCD berukuran 1,43 inci.
Selain itu produk yang satu ini juga dilengkapi dengan fitur 60 mode olahraga yang dibutuhkan oleh para pengguna mulai dari lari outdoor dan indoor (treadmill), bersepeda outdoor dan indoor, berjalan, berenang, lompat tali, yoga, berbagai gaya menari dan seni bela diri, bola voli, dan banyak lagi.
Dan yang tak kalah pentingnya dan yang paling utama, Amazfit BIP U juga dilengkapi oleh fitur kesehatan dengan dua sensor penting di bagian belakang seperti BioTracker 2 PPG dan OxygenBeats untuk pengukuran detak jantung dan oksigen dalam darah.
Khusus sensor detak jantung atau BioTracker PPG, sensor ini dapat memantau berapa detak jantung pengguna secara real-time 24/7. Pengaturan bawaannya dapat mengukur denyut nadi dalam jangka 10 menit.
Jika mau diatur, jam juga menyediakan opsi mulai dari 1, 5, 10, 30 menit, atau lewat manual. Selain itu Amazfit Bip U juga dilengkapi baterai dan konektivitas yang cukup baik. Jam tangan ini mampu bertahan hingga tujuh hari dengan pemakaian terkoneksi smartphone dan kecerahan 50-25 persen.
Harga Amazfit Bip U: Rp 600 ribuan
Untuk memastikan performa berjalan dengan maksimal, Galaxt Fit menggunakan prosesor MCU Cortex M33F 96 MHz + M0 16MHz dan baterai 120mAh yang bisa bertahan hingga 7 hari. Selain itu, ini juga memiliki layar AMOLED 0,95 inci beresolusi 120 x 240 dan fitur NFC.
Harga Samsung Galaxy Fit Rp. 900 ribuan
3. Realme Watch
Untuk fitur, Realme Watch tidak jauh berbeda dengan smartwatch kebanyakan, menyediakan asisten kesehatan seperti monitor detak jantung, kadar oksigen dalam darah, dan kualitas tidur. Plus, ini juga telah memiliki rating IP68 untuk tahan air serta debu dan total 12 watchface.
Harga Realme Watch Rp 800 ribuan
Dengan desain yang nampak kokoh, Inspire memiliki durabilitas yang baik serta dapat bertahan di bawah tekanan air di kedalaman 10 meter. Lebih lanjut, Inspire dibekali dengan layar OLED yang sangat responsif, baterai awet yang bisa bertahan hingga lima hari, Bluetooth 4.0 sebagai konektivitas dan kemampuan untuk menampilkan notifikasi dari HP.
Harga Fitbit Inspire: Rp 900 ribuan
Demikian tadi ulasan sekaligus rekomendasi smartwatch ramah kantong terbaik dengan harga di bawah Rp1 juta. Jika disuruh salah satu smartwatch keren di atas, mana yang akan kamu pilih?
Tag
Berita Terkini
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia
-
Mengenal Keunggulan Pippit AI, Sulap Rekaman Video Buram Jadi Jernih