hitekno.com - Roti buaya merupakan salah satu makanan khas Betawi yang dibawa saat pernikahan. Sesuai dengan namanya, roti tersebut dibuat bentuknya layaknya buaya.
Tentunya membuat roti buaya ini diperlukan ketelitian dan juga langkah yang tepat agar tidak gagal. Salah satu contohnya seperti yang dibagikan melalui akun Twitter @DiendaJR.
Dalam unggahan itu, Dinda menceritakan tentang seorang ibu yang berniat ingin membuat roti anak buaya. Saat sebelum dioven, adonan roti itu tampak bagus dengan bentuk menyerupai buaya kecil.
Buaya ini dilengkapi dengan ekor yang melengkung, empat kaki dan dua mata. Sisik-sisiknya juga tampak detail dan membuatnya semakin mirip.
"Si ibu niat hati bikin roti anak buaya, pas dioven jadi lele dumbo. Dah lah," tulis Dinda dalam keterangan foto itu.
Adonan roti mengembang sempurna dan tampak berwarna kecokelatan. Sayangnya, bentuknya yang jadi tak mirip anak buaya cukup mengecewakan.
Bagian kepala buaya mengembang hingga menyerupai kepala lele. Ekornya pun menjadi lebih mulus dan tak terlalu terlihat siripnya seperti lele.
Rupanya, bentuk roti buaya yang mengembang hingga berubah menyerupai lele ini karena kurang dalam saat menggunting sirip. Meski demikian foto roti buaya menyerupai lele ini cukup menghibur.
"Ngakak banget nggak berhenti lihat ini. Tadinya garang eh tiba-tiba jadi lele," komentar seorang warganet.
Warganet lain ikut berkomentar. "Buayanya kasihan. Dia krisis identitas waktu masuk oven," ujar warganet ini.
"Maaf aku lihatnya malah mirip ikan sapu-sapu hahaha," tulis warganet lainnya.
Unggahan cuitan potret roti buaya ini sudah disukai sebanyak lebih dari 3.000 akun di Twitter. (Suara.com/Hiromi Kyuna)
Berita Terkini
-
Mengenal Gauth AI, Bantu Siswa dari Mencari Jawaban hingga Menguasai Pelajaran
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana