hitekno.com - Dengan adanya aplikasi ojek online kini memesan makanan makin mudah, kehadirannya cukup membantu saat kita tak bisa berpergian keluar rumah untuk membeli makanan.
Seorang pria mencoba melakukan prank pada driver ojol yang mengantar makanannya tengah malam. Hal ini dibagikan melalui akun TikTok @vikrannandarnaduwan dan sontak jadi viral di sosial media.
"Prank driver ojol yang udah tua tengah malam. Rasain tuh bintang 1," tulis pria ini dalam unggahan tersebut.
Saat itu jam sudah menunjukkan pukul 2 pagi. Pria ini memesan sejumlah makanan lewat aplikasi ojol dan ternyata mendapat seorang driver paruh baya.
Ia menunggu pesanan itu datang di depan rumah selama beberapa saat hingga akhirnya driver itu sampai. Pria ini kemudian membayar dengan uang Rp100 ribu agar driver itu susah mencari kembalian.
Rupanya ia justru memberi penilaian yang baik untuk driver tersebut. Pria ini juga memberi uang tip sebesar Rp30 ribu di awal dan ditambah lagi Rp15 ribu di akhir.
Padahal, di tulisan yang tertera di video ia hendak memberikan ulasan jelek dan penilaian bintang 1. Namun, ternyata apa yang ia lakukan justru sebaliknya.
Video ini kemudian menarik banyak perhatian warganet. Beragam komentar memenuhi unggahan ini.
"Saya driver ojol bang. Tahu nggak? Kalau dikasih tip gede gitu rasanya pengen balik lagi buat bilang makasih," komentar seorang warganet.
Warganet lain ikut berkomentar. "Astaga ternyata kita yang di-prank. Awalnya udah emosi, untung nonton sampai kelar," ujar warganet ini.
"Hampir emosi bang. Coba aja kalau beneran, gua cariin satu kabupaten lu," tulis warganet lainnya di kolom komentar.
Unggahan video prank driver ojol yang tak jadi dilakukan ini sudah ditonton sebanyak lebih dari 9 juta kali di TikTok.
Untuk melihat video selengkapnya, klik di sini!
(Suara.com/Hiromi Kyuna)
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi