hitekno.com - Dalam video yang diunggah ke TikTok belum lama ini, Chef Renatta nampak mencicipi babi panggang khas Ambawang, Kalimantan Barat. Menjadi perbincangan, banyak netizen yang lalu mempermasalahkan mengenai agama Chef Renatta.
Dari video yang diunggah oleh akun @ahe.andri dan menjadi viral beberapa waktu yang lalu, Chef Renatta bersama Chef Juna nampak mengunjungi Kalimantan, keduanya lalu berkesempatan untuk mencicipi kuliner khas daerah tersebut.
Terlihat dari video yang diunggah, Chef Renatta dan Chef Juna nampka mencicipi Bipang Ambawang yang merupakan menu babi panggang khas Ambawang, Kalimantan Barat.
Menyaksikan video Chef Renatta saat mencicipi babi panggang khas Ambawang, berbagai netizen lalu meninggalkan berbagai komentar di kolom balasan unggahan yang viral di TikTok ini.
Sejumlah netizen rupanya bertanya-tanya mengenai agama Chef Renatta usai video dirinya mencicipi babi panggang khas Ambawang ini diunggah akun @ahe.andri.
Menunjukan pendapat yang berbeda, netizen lainnya lalu ikut meninggalkan berbagai komentar yang justru membela chef cantik ini dari perdebatan mengenai agamanya.
''Suka-suka dia lah mau makan apa aja. Nggak usah ngurusi hidup orang, urusi dulu hidup masing-masing'' balas netizen lainnya.
''Ini namanya Chef, nggak peduli agamanya apa. Kalau dia bener-bener terjun ya begini lah. Harus tahu kaya apa rasa ini dan itu'' ungkap akun lainnya.
Viral di TikTok, video mengenai Chef Renatta cicipi babi panggang khas Ambawang ini lalu telah mendapat lebih dari 500 ribu likes dan 10 ribu komentar dari netizen. Kamu bisa menyaksikan video tersebut di sini.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi