hitekno.com - Berikut ini adalah lima perusahaan teknologi yang IPO alias resmi melantai di bursa saham pada tahun 2021 ini.
Tahun 2021 akan segera berakhir. Banyak kejadian unik dan menarik yang terjadi sepanjang tahun 2021 ini.
Salah satu yang paling menyita perhatian adalah beberapa perusahaan teknologi yang resmi melantai di bursa saham pada 2021 ini.
Memang, pandemi telah membawa sejumlah perbedaan terkait gaya hidup seseorang. Semua sektor kini bisa dilakukan dengan online.
Kondisi itulah yang mendorong banyak perusahaan teknologi tumbuh pesat. Beberapa diantaranya bahkan memutuskan IPO tahun ini.
Di bawah ini, tim Hitekno.com telah merangkum lima perusahaan teknologi yang resmi melantai di bursa saham tahun 2021:
1. Roblox (Maret 2021)
Roblox dikenal sebagai game yang memungkinkan pemainnya mendesain format game sesuai dengan keinginan mereka sendiri.
Pada Maret lalu, Roblox resmi melantai di bursa saham. Namun buka di Bursa Efek Indonesia ya, perusahaan ini melantai di Bursa Efek New York (New York Stock Exchange/NYSE)
2. Coinbase (April 2021)
Tahukah kamu, Coinbase adalah platform cryptocurrency pertama yang melantai di bursa saham.
Perusahaan ini juga tak bisa kamu temui di BEI ya, sebab Coinbase mencatatkan dirinya di bursa saham AS, Nasdaq.
3. Bukalapak (Juli 2021)
Beberapa saat setelah IPO, harga saham BUKA justru malah turun. Saat ini, BUKA hanya berada di angka Rp 450 per lembar saham.
Padahal pada awal-awal, perusahaan membukanya di angkat Rp850 per lembar saham. Jadi banyak yang nyangkut deh.
4. Mitratel (November 2021)
Mitratel merupakan anak dari perusahaan PT Telkom Indonesia (Persero) yang bergerak di bisnis menara telekomunikasi itu.
Mitratel ditawarkan dengan harga Rp800 per lembar saham pada awal-awal IPO. Namun pada 20 Desember, kamu bisa membelinya seharga Rp770 per lembar saham.
5. Grab (Desember 2021)
Jangan salah, Grab ini tidak bisa kamu temukan di BEI sebab Grab melantai di bursa saham Amerika Serikat (Nasdaq).
Itulah lima perusahaan teknologi yang IPO pada tahun 2021 ini.
Berita Terkini
-
Registrasi SIM Berbasis Face Recognition Dinilai Berisiko, Pakar Ingatkan Ancaman Privasi dan Penyalahgunaan Data
-
5 Fakta BONDS, Perangkat Pemanas Tembakau dengan Inovasi Teknologi Baru
-
Keamanan Registrasi SIM dengan Face Recognition Masih Dipertanyakan Jelang 2026
-
Pengamat Ingatkan Risiko Face Recognition untuk Registrasi SIM, Operator Diminta Tak Simpan Data Wajah
-
Netflix Adaptasi Tiga Novel Dee Lestari menjadi Original Series