hitekno.com - Kobra termasuk ular yang memiliki bisa beracun sehingga dapat membahayakan manusia. Seekor anjing yang berhasil menang melawan ular kobra ini sukses membuat netizen salut.
Pengguna TikTok dengan akun bernama @meigultom6 membagikan momen ketika ia merekam pemandangan di sebuah jalan.
Rupanya terdapat seekor anjing yang sedang menghadang ular kobra di tengah jalan. "Disiksa secara brutal (emoticon terkejut)," tulis @meigultom6 pada caption.
Kita bisa melihat seekor anjing yang menggonggong di depan ular kobra. Tak ingin kalah, ular tersebut mengangkat kepala untuk mengancam anjing.
Dua hewan itu nampak saling bertatapan dengan sengit sebelum memulai pertarungan. Cukup gesit, anjing tersebut menggerakkan kepala secara zig-zag ketika akan bertarung.
Ular ini langsung kalah karena terkena gigitan di sekujur tubuh. Kita dapat menyaksikan bahwa ular tak berdaya karena tidak mampu mengangkat kepalanya lagi.
Postingan video mengenai anjing yang berhasil menang melawan ular berhasil viral setelah ditonton lebih dari 1 juta kali dan memperoleh 50 ribu tanda suka.
Video terbaru yang berselang satu hari menampilkan bukti bahwa anjing ini masih hidup dan mampu berlarian. Unggahan video viral mengenai aksi heroik anjing melawan ular kobra mendapat beragam komentar dari netizen.
"The real satpam kompleks," kata @_a**gie.
"Kami menyebutnya Si Black, tampan dan pemberani," puji @on**st**g.
"Ular be like: nj*r salah sasaran gue," canda @in**a93.
"Syukurlah kalau gukguknya baik-baik saja. Takut dia kegigit dan mati. Good job gukguk," komentar @men**mo**33. Itulah tadi video viral mengenai momen anjing yang berhasil menang melawan ular kobra, bagaimana pendapat kalian?
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi