hitekno.com - Momen lomba 17-an dan keriuhannya kerap berseliweran di media sosial. Seorang peserta lomba panjat pinang ini sukses menarik simpati dari netizen.
Tak hanya bersimpati serta terharu, netizen memuji ketangguhan pria peserta panjat pinang tersebut.
Pengguna TikTok dengan akun bernama @ayuyulansari_ membagikan momen saat beberapa pria mencoba mengambil hadiah di perlombaan panjat pinang.
Seorang pria yang berada pada posisi paling bawah langsung disorot oleh netizen. Pria tersebut mengenakan sebuah ikat kepala berwarna merah putih dan berdiri merangkul batang pohon.
Ia berada pada posisi paling bawah sehingga harus menahan beban dari para pria di atasnya. Raut wajah menyiratkan bahwa ia merasa sangat berat dalam menahan beban.
Postingan video yang dibagikan berhasil viral setelah ditonton lebih dari 4 juta kali dan memperoleh 388 ribu tanda suka.
Akun @ayuyulansari_ menjelaskan bahwa sosok pria di dalam video itu bekerja sebagai tukang becak dan penjaga parkir.
"Kasihan banget memang abang ini, tukang becak paginya dan malamnya jadi tukang parkir. Dia biayain orangtuanya sampai sekarang ini," kata @ayuyulansari_.
"Dari wajahnya terlihat gambaran teguh, berani, dan betapa kerasnya perjuangan pahlawan kemerdekaan," tulis @Wir**anRa**dhan.
"Wajahnya berkarakter, cocok jadi aktor kolosal," balas @Da**elBar**gbing.
"Entah kenapa gue kok merasa terharu ya," komentar @so**h**ad.
"Pondasi terkuat yang paling bawah. Tapi yang dapat tepuk tangan paling atas," pendapat @fi**i9*.
"Dapatnya nggak seberapa tapi sakitnya lama. Open donasi please (emoticon menangis)," balas @g**gl*rs. Itulah tadi postingan video viral mengenai ketangguhan peserta panjat pinang yang membuat netizen salut, bagaimana pendapat kalian?
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi