hitekno.com - Online shop terkadang menawarkan barang KW dengan penampilan produk anti mainstream. Seorang cewek ini mengaku menjadi korban online shop sehingga membuat netizen salfok dan geli.
Pengguna TikTok dengan akun bernama @batrisyanazma membagikan video saat ia menerima sepatu pesanannya.
"Ada ada yang senasib?" tulis @batrisyanazma pada caption. Kita bisa melihat sepatu dengan paduan warna putih dan merah.
Cewek itu lantas merekam berbagai sudut sepatu serta mengaku bahwa dirinya menjadi korban online shop. Kita dapat melihat sepatu dengan logo Puma pada bagian belakang. Penampilan di bagian samping juga menampilkan pola mirip sepatu Puma.
Sayang, logo salah satu sepatu di bagian depan sangat berbeda. Sepatu kanannya menampilkan logo Adidas. Jadi sepatu itu memiliki logo Puma di bagian belakang dan mempunyai logo Adidas pada bagian depan.
Ribuan netizen justru berkomentar kocak setelah melihat curhatan cewek ini. Salah satu netizen menyeletuk bahwa cewek itu sangat beruntung karena memperoleh dua merek sepatu sekaligus.
Perlu diketahui, kita harus berhati-hati apabila berbelanja secara online. Hal seperti ini dapat dihindari apabila kita membeli produk pada official store di e-commerce.
Unggahan video viral mengenai curhatan cewek yang mengaku menjadi korban online shop mendapat beragam komentar dari netizen.
"Itu edisi kolaborasi bang. Mahal itu. Jangan sampai ketahuan sama kolektor bang," kata @ka**dok**unca.
"Akhirnya Puma dan Adidas berdampingan. Semoga samawa," balas @N**dyW**ivo.
"Mungkin 1 pabrik terus karyawan salah nempel logo," pendapat @su**r**di.
"Beruntung kali kau bang. Beli Puma gratis Adidas (emoticon tertawa)," canda @ak**ro*e.
"Nike tertawa melihat ini," komentar @ka**ce*ot. Itulah tadi video viral mengenai curhatan cewek yang mengaku sebagai korban online shop, bagaimana pendapatmu?
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi