hitekno.com - Kehilangan sosok yang begitu dekat tentu merupakan pukulan berat bagi setiap orang. Alasan bocah cilik yang jarang masuk sekolah ini membuat netizen terenyuh dan menangis.
Pengguna TikTok dengan akun bernama @endahrosmalina membagikan momen saat ia mengunjungi muridnya.
"Sabar yah sayang, ayo tetap sekolah. #RinduIbu #AlFatihah," tulis @endahrosmalina pada caption.
Kita bisa melihat seorang bocah SD yang menangis saat dipeluk sang guru. Percakapan dan alasan siswa tak masuk sekolah langsung membuat netizen terharu.
"Awalnya ibu kira kamu jarang masuk ke sekolah itu karena malas atau ada faktor lain. Karena tidak sedikit yang bilang kamu ada di rumah terus. Air mata ibu benar-benar pecah begitu kamu ceritain apa yang kamu rasa dan alasan kamu jarang sekolah. Terlalu berat yah sayang. Kehidupan ini harus tetap berjalan meski ibu tahu bagaimana rasanya kehilangan," kata @endahrosmalina.
Bocah tersebut rindu dan ingin dibangunkan oleh ibunya. Percakapan dengan sang guru menyiratkan bahwa bocah ini tak semangat bangun pagi karena kehilangan sosok ibu.
"Kangen ya kamu sama mama. Nggak ada yang bangunin pagi," ucap sang guru. Bocah itu mengangguk dan terus menangis. Sang guru berpesan agar bocah ini tak tidur terlalu malam sehingga dapat bangun pagi.
Postingan video mengenai alasan bocah SD yang jarang masuk ke sekolah ini viral setelah ditonton lebih dari 1,6 juta kali dan memperoleh 116 ribu tanda suka. Unggahan video viral itu mendapat beragam komentar dari netizen.
"Sampai nangis aku bacanya. Semangat ya dik, semoga adik kuat. Adik pasti bisa (emoticon cinta)," kata @Sy**faA**ella.
"Ya Allah, yang kuat ya dik. Semangat sekolah (emoticon menangis)," balas @Ir**dm*.
"Kehilangan ibu itu bagaikan kehilangan pegangan hidup," pendapat @che**bu*g.
"Aku yang usia 30 tahun saja nggak kuat dik, apalagi sekecil kamu. Semoga kamu kuat menjalani hari-harimu, jadilah anak yang hebat dan membanggakan orangtua nanti," ungkap @im**r**ni.
"Ibu guru bimbing dia ya bu. Kehilangan seorang ibu itu sangat berat," pendapat @ku**kcu*i. Ribuan netizen lantas ikut menyemangati dan mendoakan bocah SD yang kehilangan sosok ibunya tersebut.
Berita Terkini
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia
-
Mengenal Keunggulan Pippit AI, Sulap Rekaman Video Buram Jadi Jernih