hitekno.com - Mamat Alkatiri menjadi sorotan usai dirinya dipolisikan oleh politikus, Hillary Lasut yang mengaku merasa tersinggung dengan konten roasting yang disampaikan oleh komika tersebut. Terkait hal ini, Fadli Zon lalu ikut menyampaikan pendapatnya.
Pendapat Fadli Zon ini ia sampaikan melalui cuitan di akun @fadlizon pada Selasa (4/10/2022) lalu. Dalam cuitan tersebut, Fadli Zon menyebut jika dirinya menerima kritik yang diberikan oleh Mamat Alkatiri dalam materi roasting tersebut.
Meskipun berisi kata-kata kasar, Fadli Zon justru menilai jika hal ini adalah bumbu dalam komedi. Berbeda dari Hillary Lasut yang tersinggung, Fadli Zon mengaku sangat terhibur dan terpingkal-pingkal dengan konten yang disampaikan.
"Setelah selesai ikut di-roasting oleh Mamat Alkatiri, menurut saya wajar kritik-kritiknya. Memang sesekali ada kata kasar. Tapi itulah 'bumbu' komedi. Saya merasa terhibur dan terpingkal-pingkal" tulis @fadlizon dalam cuitannya.
Dalam waktu singkat, cuitan Fadli Zon ini menuai berbagai reaksi dari netizen yang mengaku sangat sepakat dengan anggota DPR RI ini. Di sisi lain, netizen justru mengkritik aksi Hillary Lasut yang melaporkan komika Mamat Alkatiri.
"Selama saya hidup, baru kali ini saya setuju sama Fadli Zon" komentar akun lainnya.
"Respect sama bapak, walaupun di-roasting sebegitu pedasnya, nggak baperan. Beda sama politikus muda punya mental boomer" ungkap netizen.
Laporan yang dibuat oleh Hillary Lasut ini menuai berbagai reaksi hingga menjadi langganan trending di Twitter. Tidak heran jika politikus seperti Fadli Zon juga ikut angkat bicara terkait hal tersebut.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi