hitekno.com - Telkomsel melalui Telkomsel Mitra Inovasi atau TMI secara resmi memberikan pendanaan kepada startup asal Indonesia yang berfokus pada industri pertanian, EdenFarm.
Pendanaan untuk EdenFarm ini terkait dengan usaha untuk memperkuat ekosistem pangan di Tanah Air. Telkomsel melalui Telkomsel Mitra Inovasi ini memimpin pendanaan Pra-Series B dengan total 13,5 dolar AS untuk startup tersebut.
Dilansir situs resmi Telkomsel, pendanaan untuk EdenFarm ini dilakukan dengan kerja sama antara Appworks dan AC Ventures dan didukung oleh Decart Ventures.
Seperti yang sudah digadang-gadang sebelumnya, suntikan dana dari Telkomsel untuk EdenFarm ini sebagai bukti komitmen perusahaan tersebut dalam mendorong digital potensial yang ada di Indonesia dalam perkembangan startup.
Dalam keterangan resminya, CEO Telkomsel Mitra Inovasi atau TMI, Mia Melinda menyebut bahwa Telkomsel percaya dengan jaringan B2B food suply chain EdenFarm yang kuat untuk pemberdayaan petani lokal.
CEO EdenFarm, David Setyadi Gunawan mengaku bahwa kolaborasi dengan Telkomsel ini akan semakin memperkuat teknologi pertanian sebagai solusi bagi para petani lokal.
"Pendanaan terbaru ini akan memungkinkan kami untuk mengembangkan kehadiran sekaligus memperkuat posisi EdenFarm sebagai pemain teknologi terbesar di sektor pertanian dan jasa pangan" ungkap David Setyadi Gunawan dilansir dari situs resmi Telkomsel.
Total pendanaan yang diterima oleh EdenFarm dari Telkomsel melalui Telkomsel Mitra Inovasi atau TMI ini akan digunakan nantinya untuk memperkuat upaya startup tersebut untuk konsep 'farm to table' demi membawa industri pertanian ke ranah teknologi.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi