Rezza Dwi Rachmanta
Hadirkan Platform Editing Video Berbasis AI, Startup Ini Dapat Pendanaan Puluhan Miliar

hitekno.com - Startup bernama Capsules berhasil membuat platform editing video berbasis AI atau kecerdasan buatan. Capsules baru saja memperoleh suntikan dana senilai 4,74 juta dolar AS atau Rp 72,2 miliar untuk mengomersialkan produk.

Mereka memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) untuk digunakan dalam perangkat lunak pengeditan video.

Capsules mengklaim bahwa AI bisa meningkatkan kecepatan dan efisiensi pengeditan pasca-produksi.

Dalam jangka panjang, Capsules menjelaskan bahwa teknologi semacam itu memungkinkan siapa saja untuk berkreasi membuat video, bahkan jika mereka bukan editor video profesional.

Startup yang berasal dari New York, Amerika Serkat ini didirikan pada tahun 2020. Mereka awalnya membuat alat perekam animasi GIF dan jejaring sosial Phhhoto.

Pandemi yang melanda tahun 2020 langsung menghancurkan bisnis mereka. Tim akhirnya memutuskan untuk mendirikan Capsules, platform yang dimulai sebagai cara bagi merek untuk menjangkau komunitas di era pasca-COVID.

Platform ini menggunakan tanya jawab online dan cerita berbasis video. Pada tahun 2021, perusahaan rintisan tersebut mengumpulkan pendanaan awal 2 juta dolar AS untuk platform video kolaboratifnya dari Array Ventures, Bloomberg Beta, dan angel investor lain.

Data dari HubSpot menunjukkan bahwa video pendek akan tumbuh lebih cepat daripada format lainnya pada tahun 2023.

Dikutip dari Techcrunch, lebih dari 90 persen pemasar mengatakan bahwa mereka berencana untuk mempertahankan atau meningkatkan investasi mereka dalam pembuatan video.

Tetapi permintaan akan video melebihi pasokan editor video profesional, catat salah co-founder dan CEO Capsule, Champ Bennett.

Untuk mengatasi tantangan ini, Capsule membangun AI Studio, yang berfokus pada pengeditan video pasca-produksi berbasis AI.

Platform menawarkan model difusi untuk menghasilkan gambar B-roll dari transkrip serta LLM generatif (model bahasa besar) yang meringkas teks dari transkrip.

Sistem bakal memamerkan bagaimana Anda dapat memilih blok teks dan kemudian membuat AI menghasilkan gambar otomatis berdasarkan materi yang diidentifikasi dalam teks yang disorot.

Petinggi Capsules mengklaim bahwa platform-nya dapat membantu meningkatkan brand awareness dan membuat kreator video 10 hingga 100 kali lebih produktif berkat AI.

Startup Capsules yang berbasis di New York ini telah mengumpulkan 6,75 juta dolar AS atau Rp 103 miliar sejak pertama kali didirikan.