Dinar Surya Oktarini | Rezza Dwi Rachmanta
Deretan Adopsi Teknologi di Masa Depan, Investasi 8 Triliun Dolar

hitekno.com - Revolusi industri 4.0 diprediksi akan menghadirkan deretan pekerjaan di masa depan yang penuh dengan teknologi modern. Perusahaan-perusahaan berusaha untuk memanfaatkan adopsi teknologi baru sehingga mencapai tingkat efisiensi tinggi.

Deretan pekerjaan di masa depan diprediksi akan sangat berkembang dan akan dipenuhi dengan produk-produk baru. Itu bisa terjadi dikarenakan konsumen global akan lebih banyak datang dari masyarakat digital.

Beberapa sektor pekerjaan diprediksi akan berkembang pesat hingga menyentuh sektor industri yang baru.

Namun berbagai pekerjaan lain akan menurun dengan cepat terutama pekerjaan yang sangat tradisional dan membutuhkan keahlian rendah.

Bahkan Think Thank Swiss memprediksi akan ada puluhan juta pekerjaan yang akan hilang dengan adanya otomatisasi sistem.

Hal itu karena perusahaan mulai melakukan adopsi teknologi digital sehingga lapangan pekerjaan mulai bervariasi.

Dikutip dari perilisan laporan dari World Economic Forum, teknologi otomatisasi selama 10 hingga 20 tahun akan memiliki lonjakan investasi yang sangat besar.

Dalam kurun waktu tersebut, lonjakan investasi diperkirakan akan mencapai 8 triliun dolar AS atau Rp 119 ribu triliun.

Investasi itu akan terbagi ke dalam belasan deretan pekerjaan yang akan mengalami lonjakan yang signifikan.

Analisis big data merupakan jenis peluang pekerjaan yang akan mencapai lonjakan perkembangan yang signifikan mulai tahun 2022.

Perdagangan digital masih merupakan lahan cukup basah dalam menciptakan lapangan pekerjaan.

Lonjakan perkembangan dari perdagangan digital mencapai angka 59 persen dalam kurun waktu tiga tahun.

Teknologi baru dapat mendorong pertumbuhan bisnis, penciptaan lapangan kerja dan permintaan keterampilan khusus.

Deretan pekerjaan di masa depan akan semakin mengarah menuju pekerjaan yang sangat berhubungan dengan teknologi digital.