Selasa, 15 Oktober 2019
Dinar Surya Oktarini | Amelia Prisilia : Sabtu, 01 Desember 2018 | 16:30 WIB

Hitekno.com - Seorang ilmuwan Inggris, berani mengungkapkan jika keberadaan alien akan segera terungkap dalam 10 hingga 20 tahun mendatang.

Ilmuwan dari London's Imperial College, David Clements menyebut dirinya sedang dalam masa penelitian mengenai tata surya dan kemajuan teknologi untuk segera membuka peluang untuk mengungkap keberadaan alien.

Dalam penelitiannya di Journal of the British Interplanetary Society, Clements melihat Fermi Paradox. Yaitu teka-teki yang berkaitan dengan eksistensi alien serta bentuk kehidupan lain yang melimpah di seluruh alam semesta.

Sayangnya, hingga kini jawaban dari Fermi Paradox masih belum diketahui. Untuk menjawabnya, Clements mencoba untuk melihat sejarah kehidupan di Bumi mengenai kondisi dimana kehidupan bisa terjadi.

Ilustrasi. (NASA)

Dengan pemikiran seperti ini, kehadiran planet dan bulan yang berpotensi dihuni di tata surya akan perlahan-lahan mulai diketahui.

Melihat kembali kehidupan di Bumi berdasarkan berbagai catatan sejarah. Bumi terbentuk dengan sangat cepat dan dalam waktu 4.5 juta tahun yang lalu. Untuk saat ini, Bumi sudah sangat tua dengan berbagai daerah kutub yang kapasitas esnya semakin berkurang.

Dari penjelasan mengenai kondisi Bumi ini, Clements mulai mengaitkannya dengan bagaimana teknologi sudah semakin berkembang dan kemungkinan akan muncul berbagai penemuan untuk akhirnya dapat mengungkap keberadaaan alien.

Ilustrasi bulan Alien. (NASA)

Keberadaan manusia untuk melakukan misi penemuan alien ini kemungkinan sudah dapat dilakukan dalam 10 hingga 20 tahun mendatang.

Apalagi kini sudah ada misi untuk melakukan penelitian mengenai adanya kehidupan di Jupiter dan kemunculan teleskop James Webb yang memungkinkan untuk melihat tanda kehidupan di planet lain yang ada di tata surya.

Jika dalam 10 hingga 20 tahun lagi, pendapat David Clements terjadi, maka tidak menutup kemungkinan jika para ilmuwan akan mulai mengungkap keberadaan alien yang hingga hari ini masih diragukan keberadaannya.