hitekno.com - Salah satu masalah besar yang terjadi di Bumi adalah perubahan iklim yang memicu terjadinya pemanasan global. Para peneliti bahkan secara intens mencoba untuk mencari solusi untuk menyelamatkan Bumi. Belum lama ini, peneliti menemukan solusinya dengan salah satu jenis energi ini.
Dalam sebuah esai yang ditulis di The Wall Street Journal mengenai cara mengatasi iklim global, seorang ahli politik bernama Joshua S Goldstein dan pakar energi bernama Sataffan A Qvist menyampaikan pendapatnya.
Keduanya berpendapat bahwa perubahan iklim sulit dihentikan jika hanya menggunakan energi seperti angin dan sinar matahari.
Lebih lanjut, keduanya menjelaskan bahwa jenis energi nuklit mampu menghindari bencana perubahan iklim ini.
Semakin rusaknya Bumi karena perubahan iklim ini membuat manusia hanya punya waktu sekitar 30 tahun sebelum akhirnya Bumi mencapai titik kritisnya.
Menurut Goldstein dan Qvist, dunia saat ini membutuhkan sumber listrik bebas karbon yang dapat meningkat dalam skala besar dan sangat cepat untuk menyediakan daya terbaik dalam kondisi cuaca apapun. Nuklir lalu dianggap sebagai jenis energi yang tepat untuk menangani perubahan iklim ini.
Catatan buruk energi nuklir memang menjadi ketakutan tersendiri bagi siapa saja. Pasalnya, sudah banyak kecelakaan tenaga nuklir yang fatal dalam 60 tahun terakhir.
Ide Joshua S Goldstein dan Sataffan A Qvist mengenai pemanfaatan energi nuklir untuk tangani bahaya perubahan iklim memang masih dalam tahap pengembangan. Namun, tidak menutup kemungkinan jika suatu saat nanti, hal ini bisa menjadi solusi dari masalah Bumi.
Berita Terkini
-
Indonesia Terancam Kehilangan Pengetahuan yang Selama Ratusan Tahun Menjaga Alam
-
Bukan Sekadar Hiburan, Ternyata Film Horor Bisa Latih Mental Hadapi Stres
-
Ilmuwan Temukan Topeng dan Cangkir Berusia 5.000 Tahun, Terbuat dari Tulang Manusia
-
BMKG Ungkap Biang Kerok Cuaca Panas, Musim Pancaroba dan Posisi Matahari Jadi Alasan
-
AI Bisa Ciptakan Virus yang Membunuh Bakteri, Haruskah Manusia Takut?