Rabu, 20 November 2019
Agung Pratnyawan | Amelia Prisilia : Rabu, 06 November 2019 | 15:50 WIB

Hitekno.com - Video viral belum lama ini memperlihatkan sebuah septic tank meledak di Cakung, Jakarta Timur pada Senin (4/11/2019). Secara ilmiah, begini beberapa penjelasannya terkait septic tank yang meledak ini.

Sekilas mengenai kasus ini, septic tank meledak dan menewaskan seorang petugas usai dilakukannya pembersihan septic tank.

Petugas ini mencoba untuk memasukkan koran yang dibakar ke dalam septic tank tersebut umtuk membuktikan bahwa isi tempat pembuangan tersebut sudah bersih dari tinja.

Sayangnya, septic tank tersebut langsung meledak usai mengeluarkan suara yang keras. Dinding septic tank ini tiba-tiba meledak dan menimpa petugas tersebut.

Berdasarkan jurnal yang diunggah Maine.gov, tinja yang masuk ke septic tank biasanya terus diolah, bukan hanya semata berdiam diri dalam kubangan tersebut.

Ilustrasi tinja. (pixabay/Alexas_Fotos)

Dalam septic tank, tinja mengalami proses fermentasi oleh bakteri anaerob yang merupakan organisme tanpa oksigen. Hasil fermentasi ini lalu memunculkan biogas yang dapat dengan mudah terbakar.

Biogas dari hasil pengolahan tinja di septic tank ini memiliki sifat yang sama dengan gas elpiji yang berasal dari perut Bumi.

Berdasarkan penelitian tersebut, terungkap bahwa biogas yang berasal dari tinja ini terdiri dari gas metana, karbondioksida, nitrogen, hidrogen, dan hidrogen sulfida. Dari deretan tersebut, metana memiliki kandungan gas yang tinggi.

Ilustrasi toilet. (pixabay/Alexas_Fotos)

Kandungan gas metana bahkan mencapai 55 hingga 65 persen. Hal ini yang lalu mengakibatkan biogas memiliki sifat mudah terbakar.

Lebih lanjut, septic tank meledak saat gas metana, oksigen, dan percikan api bertemu dan berada di tingkat konsentrasi gas yang tinggi.

Karena sifatnya yang mudah terbakar, keputusan petugas septic tank memasukkan koran yang dibakar ke dalam septic tank membuat tempat penampungan tinja tersebut dapat mudah meledak hingga memakan korban jiwa.