Sabtu, 07 Desember 2019
Agung Pratnyawan | Rezza Dwi Rachmanta : Jum'at, 22 November 2019 | 11:30 WIB

Hitekno.com - Akhir-akhir ini, pembahasan kucing oren seperti tidak ada matinya. Sebuah video yang menampakkan "kucing oren" dengan bentuk yang tidak biasa membuat netizen auto melongo.

Akun fanspage bernama @animalfess membagikan video kucing besar dengan caption bertuliskan "Kocheng oren (emoticon cinta)".

Video yang dibagikan membuat netizen heboh setelah mendapatkan lebih dari 829 Retweet dan 1.800 Like.

Sebenarnya, akun fanspage itu hanya membagikan kiriman video dari akun Twitter Wildlife Nature.

Puluhan netizen ikut memberikan komentar kocak setelah melihat hewan peliharaan dengan ukuran tak biasa.

''Kucing oren'' satu ini membuat netizen heboh dan viral di Twitter. (Twitter/ animalfess)

"Wah ini sih, lagi ngusek-ngusek bulu tiba-tiba semenit kemudian aku sudah berada di dalam lehernya," komentar @btsnoid.

"Gedenya, ini sih kucing oren versi bar-bar," tulis @kiyatoshi.

Dalam video terlihat seorang pria sedang mengelus-elus "kucing oren" yang sejatinya adalah seekor singa.

Tanpa rasa takut, ia tampak memeluk hingga mencium seekor singa peliharaannya sehingga netizen ikut heboh.

Dikutip dari The Spruce Pets, kucing besar (sebutan dari harimau dan singa) adalah hewan karnivora yang membutuhkan banyak daging mentah.

Hewan tersebut dapat memakan hingga 6,8 kilogram daging mentah setiap hari sehingga bisa dibayangkan betapa "mahal" biaya perawatannya.

Sebagai referensi, Captive Wildlife Safety Act di AS sudah diaplikasikan sejak tahun 2014 yang isinya melarang perdagangan kucing besar antar negara termasuk singa, harimau, macan tutul, cheetah, dan cougar sebagai hewan peliharaan.

Sirkus, kebun binatang, rehabilitasi satwa liar, dan beberapa fasilitas berlisensi lainnya dikecualikan.

Singa dan harimau yang diternakkan pada penangkaran biasanya mempunyai lisensi untuk diperdagangkan dan biasanya dijadikan hewan peliharaan orang berdompet tebal.

Para ahli memperkirakan bahwa ada ribuan harimau dan singa yang dipelihara sebagai hewan peliharaan pada fasilitas pribadi di AS.

Organisasi Big Cat Rescue memperkirakan bahwa untuk memelihara satu singa, maka dibutuhkan investasi sebesar 25 ribu dolar AS atau Rp 352 juta dan biaya tahunan 7.500 dolar AS atau Rp 106 juta untuk tahun pertama (ukuran singa menengah).

Namun ketika memiliki singa dewasa, biaya tahunan perawatan mencapai 10 ribu dolar AS atau Rp 140 juta dengan investasi awal 100 ribu dolar AS atau Rp 1,4 miliar di tahun pertama.

Itulah tadi penampakan "kucing oren" versi bar-bar yang membuat netizen heboh, bagaimana menurut kamu?