Selasa, 07 Juli 2020
Agung Pratnyawan | Rezza Dwi Rachmanta : Rabu, 11 Desember 2019 | 17:30 WIB

Hitekno.com - Sebuah bulu dinosaurus yang memfosil di dalam pohon purba ternyata mengungkapkan bahwa hewan raksasa prasejarah tak sepenuhnya terbebas dari kutu. Ilmuwan menemukan bahwa terdapat banyak kutu yang ikut menjadi fosil bersama dengan bulu dinosaurus.

Seekor spesies serangga baru ditemukan oleh ilmuwan pada bulu dinosaurus di pertengahan Zaman Kapur.

Berusia sekitar 100 juta tahun lalu, serangga yang mirip kutu kecil ini merupakan bukti paling awal bahwa serangga suka memakan bulu dinosaurus.

Dilaporkan dalam jurnal Nature Communications pada hari Selasa (10/12/2019), peneliti meyakini bahwa serangga yang mirip kutu ini bersifat parasit bagi bulu-bulu dinosaurus.

Bongkahan fosil getah damar (amber) yang mengandung bulu dan kutu dinosaurus tersebut pertama kali ditemukan pada Provinsi Kachin di Myanmar sebelah utara.

Ilustrasi kutu M. Engeli yang dtemukan dalam fosil bulu dinosaurus. (Jurnal Nature Communications)

Penelitian ini dilakukan oleh gabungan ilmuwan dari China dan Amerika Serikat.

Para peneliti berasal dari Capital Normal University di Beijing, China dan National Museum of Natural History di Washington, Amerika Serikat.

Mereka menemukan 10 nimfa serangga yang terpelihara pada dua bulu dinosaurus.

Dalam fosil getah damar, ilmuwan menemukan dua bulu dinosaurus yang masing-masing mempunyai panjang 12,7 milimeter dan 13,6 milimeter.

Kutu yang terjebak dalam fosil bulu dinosaurus. (Jurnal Nature Communications)

Untuk sementara ini, ilmuwan masih belum memastikan spesies dinosaurus apa sebagai pemilik bulu tersebut.

Namun mereka yakin bahwa bulu tersebut berasal dari kelompok dinosaurus Coelurosaurian non-unggas.

Itu merupakan kelompok dinosaurus luas yang mencakup Tyrannosaurus, Ornithomimosaurus, dan Maniraptoran.

Salah satu spesies dinosaurus dari kelompok Maniraptoran (Wikipedia/ Emily Willoughby)

Dikutip dari IFLScience, serangga dengan karakter mirip kutu ini dijuluki oleh ilmuwan sebagai spesies baru bernama Mesophthirus engeli.

Serangga zaman prasejarah itu memiliki ukuran 0,14 milimeter hingga 0,23 milimeter dan mereka sangat mirip dengan jenis kutu yang kita temukan saat ini.

Penemuan tersebut sangat menarik bagi ilmuwan karena kita bisa mengetahui parasit penganggu seperti kutu yang ada di burung purba maupun dinosaurus berbulu.