hitekno.com - Sebuah video viral saat Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menolak teknologi gorong-gorong raksasa yang bisa jadi solusi banjir baru-baru ini mencuri perhatian netizen.
Dalam video tersebut, Anies Baswedan menyebut bahwa teknologi gorong-gorong raksasa ini telah melawan hukum alam dan tidak sebaiknya digunakan.
''Air itu turun dari langit ke bumi bukan ke laut. Harusnya dimasukkan ke dalam bumi. Dimasukkan tanah. Di seluruh dunia air itu dimasukkan ke tanah bukan dialirkan pakai gorong-gorong raksasa ke laut. Jakarta telah mengambil keputusan yang fatal,'' ucap Anies Baswedan dalam penggalan video tersebut.
Pernyataan Anies Baswedan ini cukup menimbulkan pro dan kontra. Pasalnya, beberapa negara tetangga diketahui mengandalkan teknologi canggih ini untuk mengelola sistem drainase negaranya.
Teknologi satu ini memang sudah digunakan oleh beberapa negara di Eropa dan Amerika. Di Asia, Kuala Lumpur menjadi salah satu negara yang menggunakan teknologi gorong-gorong raksasa atau dikenal juga sebagai SMART Tunnel (Stormwater Management and Road Tunnel).
Gorong-gorong raksasa ini dibangun tepat di pusat Kuala Lumpur dengan panjang membentang 9,7 kilometer. Menjadikannya sebagai gorong-gorong terpanjang di Asia Tenggara.
Teknologi ini menghubungkan Sungai Klang di tengah kota dengan Sungai Kerayong di pinggiran kota Kuala Lumpur. Dengan sistem jelas, air yang menyebabkan banjir akan dialirkan ke Sungai Klang sebelum kemudian dialirkan kembali ke laut melalui Port Klang.
Saat banjir parah datang, tingkat kedua dari SMART Tunnel ini akan berfungsi untuk mengaliri air. Jika banjir yang terjadi semakin parah, tunnel di tingkat ketiga atau yang paling atas akan berubah menjadi saluran air. Dengan begini, proses untuk mengatasi banjir semakin cepat dilakukan.
Tentu saja saat SMART Tunnel ini beralih fungsi, jalan tol yang digunakan akan ditutup sementara waktu. Ketika kemudian banjir yang terjadi telah surut, gorong-gorong tersebut akan dibersihkan untuk kembali berfungsi seperti semula.
Untuk solusi banjir dan sistem drainase yang jelas, teknologi gorong-gorong raksasa atau SMART Tunnel ini bisa menjadi pilihan.
Sayangnya, ide dan teknologi gorong-gorong raksasa yang mampu jadi solusi banjir ini telah ditolak mentah-mentah oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
Berita Terkini
-
Indonesia Terancam Kehilangan Pengetahuan yang Selama Ratusan Tahun Menjaga Alam
-
Bukan Sekadar Hiburan, Ternyata Film Horor Bisa Latih Mental Hadapi Stres
-
Ilmuwan Temukan Topeng dan Cangkir Berusia 5.000 Tahun, Terbuat dari Tulang Manusia
-
BMKG Ungkap Biang Kerok Cuaca Panas, Musim Pancaroba dan Posisi Matahari Jadi Alasan
-
AI Bisa Ciptakan Virus yang Membunuh Bakteri, Haruskah Manusia Takut?