Selasa, 26 Mei 2020
Agung Pratnyawan : Senin, 16 Maret 2020 | 15:52 WIB

Hitekno.com - Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah negara tengah mengembangkan vaksin virus corona COVID-19. Termasuk Amerika Serikat (AS) yang disebut-sebut siap melakukan uji coba.

Dilapokan, pemerintah Amerika Serikat akan mulai menguji vaksin virus corona baru Covid-19 ke manusia pada Senin (16/3/2020) waktu setempat.

Uji coba itu, yang dibiayai oleh Institut Kesehatan Nasional AS (NIH), akan berlangsung di Kaiser Permanente Washington Health Research Intitute di Seattle.

Sumber dari pemerintah AS yang tak ingin identitasnya diumbar mengatakan bahwa uji coba itu akan melibatkan 45 partisipan.

Para partisipan berusia muda, sehat, dan akan menerima beragam dosis vaksin yang dikembangkan oleh NIH bersama perusahaan swasta Moderna itu.

Pemerintah AS menjamin bahwa para partisipan tidak akan terinfeksi virus corona dalam uji coba itu, karena vaksin itu tidak mengandung virus seperti pada vaksin lainnya. Uji coba itu hanya untuk melihat adanya efek samping atau tidak.

Vaksin yang dikembangkan Moderna itu, alih-alih mengandung virus yang sudah dijinakkan, terdiri dari material genetik yang disebut messenger RNA atau mRNA yang diproduksi di laboratorium.

Ilustrasi virus corona. (Pixabay)

Menurut para ilmuwan, mNRA adalah kode genetik yang bertugas mengajarkan sel-sel manusia cara memproduksi protein yang biasa ditemukan pada bagian luar virus corona.

Jika berhasil mengenali protein milik virus corona itu, sel-sel manusia diharapkan bisa secara otomatis mengembangkan daya tahan atau sistem kekebalan secara otomatis.

Meski demikian, dibutuhkan waktu setahun hingga 18 bulan untuk memastikan bahwa vaksin virus corona itu benar-benar manjur.

Para ilmuwan di dunia kini memang sedang berlomba-lomba mengembangkan vaksi untuk melawan virus corona pemicu wabah Covid-19.

Selain di AS, ilmuwan di Israel, China, Korea Selatan, Jerman, dan negara Eropa lainnya terus berusaha menemukan vaksin untuk virus asal Wuhan, China tersebut.

Akankah vaksin virus corona buatan Amerika Serikat ini manjur melawan virus tersebut? Bagaimana dengan hasil penelitian vaksin negara lain? (Suara.com/ Liberty Jemadu).