Selasa, 02 Juni 2020
Agung Pratnyawan | Husna Rahmayunita : Minggu, 17 Mei 2020 | 21:00 WIB

Hitekno.com - Sebuah kejadian yang langka sekaligus "menyakitkan" menimpa seorang suami satu ini. Bagaimana tidak, ia menemukan fakta bahwa istrinya melahirkan sepasang bayi kembar dengan DNA yang membuktikan bahwa mereka mempunyai dua ayah biologis.

Peristiwa langka tersebut terjadi di China oleh seorang pria yang juga seorang suami di mana identitasnya masih dirahasiakan.

Namun kasus medis ini sudah ditangani oleh ilmuwan setempat dan mereka menjelaskan bahwa hal itu adalah sesuatu yang tidak biasa.

Sebagai informasi, setiap bayi di China harus menjalani tes DNA sebagai prosedur wajib untuk mendaftarkan sertifikat kelahiran di negara tersebut.

Sang suami, yang belum disebutkan namanya, terkejut ketika hasilnya ternyata menunjukkan bahwa bayi-bayi itu memiliki ayah yang berbeda, menunjukkan bahwa istrinya mungkin berselingkuh.

Ilmuwan China bernama Deng Yajun saat menjelaskan kasus langka bayi kembar dengan dua ayah biologis. (Weibo)

Deng Yajun, Direktur Pusat Identifikasi Forensik Zhongzheng Beijing, China, dan juga praktisi yang menghasilkan laporan paternitas, mengatakan kepada China News Weekly bahwa ia percaya peluang situasi ini terjadi pada satu dari 10 juta kelahiran.

"Pertama, ibu perlu menghasilkan dua telur, bukan satu pada bulan yang sama (untuk memiliki anak kembar). Kedua, dia perlu melakukan hubungan intim dengan dua pria dalam waktu yang sangat singkat untuk memungkinkannya," kata Deng Yajun pada postingan video di Weibo.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak memiliki ibu yang sama tetapi tidak memiliki ayah yang sama.

Berarti mereka memiliki setidaknya dua ayah biologis.

Jason Kasraie, ilmuwan sekaligus ketua Association of Clinical Embryologists mengatakan kepada Guardian bahwa penelitian mengenai topik tersebut sangat minim, namun para ilmuwan sepakat bahwa itu merupakan kasus "extremely uncommon" atau "sesuatu yang sangat tidak biasa".

Ilustrasi perempuan yang sedang mengandung bersama sang suami. (Pixabay/ Clive Einstein)

Kejadian langka di atas dikenal sebagai heteropaternal superfecundation (superfekundasi heteropaternal).

Dikutip dari UNILAD, meskipun jarang terjadi pada manusia, superfekundasi heteropaternal sering terjadi pada anjing, kucing dan sapi.

Betina akan memiliki banyak perkawinan dengan beberapa jantan dan ini meningkatkan kemungkinan mereka menghasilkan banyak keturunan.

Michael Carroll, ilmuwan pakar reproduksi di Manchester Metropolitan University menjelaskan bahwa terdapat dua cara hubungan intim yang memungkinkan terjadinya superfekundasi heteropaternal.

"Pertama, seorang wanita dapat melepaskan dua telur sekaligus. Karena sperma dapat bertahan selama beberapa hari di saluran reproduksi wanita, berkeliaran di sudut rahim dan saluran tuba, itu akan memungkinkan untuk melakukan hubungan seks dengan satu calon ayah sebelum telur dilepaskan, dan 'hubungan' lainnya setelah ovulasi," kata Michael Carroll.

Dalam skenario kedua, wanita melepaskan dua telur terpisah dalam beberapa hari tetapi dalam siklus reproduksi yang sama.

Karena merupakan laporan ilmiah, masih belum jelas mengenai keputusan seorang suami di mana istrinya melahirkan bayi kembar dengan dua ayah biologis tersebut.