Agung Pratnyawan
Letusan Gunung Berapi Tonga Dianggap Saingi Krakatau, Jadi Terbesar Sejak 1883

hitekno.com - Selama ini letusan gunung berapi Krakatau pada 1883 dianggap terbesar yang pernah didokumentasikan. Namun kini para ilmuwan menagatakan letusan gunung berapi Tonga bisa menyainginya.

Menurut para ilmuwan, letusan gunung berapi Hunga Tonga-Hunga Ha'apai di Tonga merupakan ledakan terbesar yang terdokumentasikan oleh para peneliti sejak letusan Krakatau pada 1883 silam.

Letusan Hunga Tonga-Hunga Ha'apai yang menyebabkan enam kematian memiliki ukuran serupa dengan letusan Krakatau di Indonesia pada 1883.

Dari segi korban jiwa, letusan Krakatau menewaskan lebih dari 30.000 orang.

Ledakan Tonga menghasilkan gelombang tekanan yang disebut gelombang Lamb, yang bergerak secara horizontal di sepanjang permukaan Bumi selama lebih enam hari.

Gelombang Lamb tersebut biasanya dikaitkan dengan ledakan atmosfer yang besar, seperti letusan gunung berapi lainnya dan uji coba nuklir.

Para ahli mengatakan, ledakan nuklir yang juga telah menciptakan gelombang Lamb.

Letusan Tonga juga menghasilkan suara yang dapat didengar hingga 10.000 kilometer jauhnya di Alaska dan menghasilkan infrasonik yang bergema di seluruh dunia.

Menurut Corentin Caudron, profesor yang terlibat dalam studi tersebut mengatakan bahwa para ahli menggunakan lebih dari 3.000 sensor dan instrumen di seluruh dunia, yang biasa digunakan untuk mendeteksi gempa Bumi dan tsunami.

Caudron juga mengatakan meskipun instrumen yang digunakan pada 1883 memiliki resolusi yang lebih rendah daripada yang digunakan sekarang, para ahli mendeteksi hal yang sama.

"Ini mungkin salah satu pertama kalinya kita dapat melihat gelombang Lamb yang terkait dengan ledakan gunung berapi dan Krakatau juga mengalami hal yang sama. Ini pertama kalinya kita dapat melihat gelombang Lamb itu dengan cara yang sangat rinci," kata Caudron, dikutip dari ABC News, Kamis (19/5/2022).

Akibat ledakan Tonga, Bank Dunia memperkirakan kerusakan akibat bencana akan merugikan Tonga lebih dari 125 juta dolar AS.

Dilaporkan sekitar 600 bangunan di Tonga rusak atau hancur akibat tsunami dna sekitar 1.525 orang mengungsi.

Itulah laporan ilmuwan terbaru yang mengungkap letusan gunung berapi Tonga menjadi isiden terbesar sejak letusan Krakatau pada 1883 silam. (Suara.com/ Lintang Siltya Utami).