Rabu, 19 Juni 2024
Cesar Uji Tawakal : Jum'at, 19 Mei 2023 | 19:24 WIB

Hitekno.com - Baterai merupakan salah satu komponen penting dalam teknologi modern, dan dua jenis baterai yang sedang mendapatkan perhatian luas adalah baterai litium-ion dan solid state battery.

Keduanya menjanjikan kemajuan besar dalam hal kapasitas penyimpanan energi dan keamanan.

Namun, perbedaan mendasar dalam struktur dan material membuat keduanya memiliki karakteristik yang berbeda.

Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi perbedaan antara baterai litium-ion dan solid state battery, serta potensi mereka untuk mengubah landscape energi dan teknologi.

Apa perbedaan solid state battery dengan baterai litium ion biasa?

Salah satu perbedaan utama adalah elektrolitnya. Elektrolit adalah zat kimia yang menghantarkan arus listrik antara anoda dan katoda.

Baterai litium ion menggunakan elektrolit cair atau gel, sedangkan solid state battery menggunakan elektrolit padat.

Ini berarti solid state battery lebih aman, karena tidak mudah terbakar atau meledak jika rusak atau cacat.

Selain itu, solid state battery juga bisa menyimpan lebih banyak energi dalam ukuran dan berat yang sama, karena tidak memerlukan pemisah tebal antara sel-selnya.

Solid state battery juga memiliki umur yang lebih panjang, karena elektrolit padatnya kurang reaktif dan tidak mudah terdegradasi.

Baterai jenis ini sangat cocok untuk aplikasi seperti kendaraan listrik, telekomunikasi, dan perangkat IoT.

BACA SELANJUTNYA

5 Rekomendasi Crypto Wallet Terbaik untuk Investor Indonesia, Ini Opsinya