Agung Pratnyawan
Pikir Lagi Sebelum Beli, Ini 8 Smartphone Susah Diperbaiki

hitekno.com - Salah satu kriteria membeli smartphone adalah keawetan dan ketahanan, juga kemudahan untuk diperbaiki. Karena itu, ada yang menghindari smartphone susah diperbaiki.

Sebelum membeli smartphone baru, sebaiknya cari tahu dulu seberapa mudah diperbaiki. Terutama untuk smartphone-smartphone mahal.

Menurut iFixit, rata-rata smartphone kelas atas susah untuk diperbaiki. Banyak yang membutuhkan peralatan khusus hingga komponen rumit yang sangat kecil.

Apple iPhone XS

Kekurangannya pada kaca di depan dan belakang. Jika pecah, untuk menggantinya butuh membongkar semua bagian dalam iPhone XS.

OnePlus 6

Namun kelebihan dari OnePlus 6 punya kemudahan dalam melakukan penggantian baterai. Juga memiliki kemudahan dalam melepas komponen.

Samsung Galaxy S9

Hal ini karena Samsung melekatkan kaca depan dan belakang dengan lem. Untuk melepas kaca depan dan belakang butuh usaha lebih karena lem.

Samsung Galaxy S9 Plus

Walau komponen lain yang bersifat modular mudah untuk dilepas, iFixit tetap memberikan nilai 4. Terutama karena masalah lem itu tadi.

Huawei P20 Pro

Kelebihan Huawei P20 Pro ini terletak pada komponen modular di dalamnya. Namun tetap saja, gara-gara lem dan risiko pecah di layar membuatnya cuma dapat nilai 4.

LG G7 ThinQ

LG G7 ThinQ ini mendapatkan nilai 4 karena masalah risiko kaca pecah dan lem. Namun komponen di dalamnya mudah dibongkar pasang karena modular.

Google Pixel 3

Bagian layar juga lebih susah dari Pixel sebelumnya. Kelebihannya, tidak butuh banyak alat dalam bongkar pasang Google Pixel 3.

Google Pixel 3 XL

Nilai 4 juga diberikan iFixit untuk smartphone susah diperbaiki ini. Tapi tidak butuh banyak peralatan dalam bongkar pasang Google Pixel 3 XL.

Nampaknya lem jadi masalah utama untuk memperbaiki smartphone flagship ini. Selain susah dilepas, butuh lem baru untuk memasang kembali.

Itulah 8 smartphone susah diperbaiki yang dirilis sepanjang 2018 menurut iFixit. Semoga bisa jadi bahan pertimbangan.