Agung Pratnyawan | Rezza Dwi Rachmanta
Laris Manis, Huawei Mate Series Laku 12 Juta Unit!

hitekno.com - Di tahun 2019, Huawei mengalami masalah yang cukup pelik mengingat perusahaan mereka sudah masuk daftar hitam dari pemerintah Amerika Serikat. Meski mendapatkan pelarangan oleh AS dan beberapa negara di Eropa, penjualan Huawei Mate 30 series ternyata cukup menggembirakan.

Sebagai smartphone andalan di kelas flagship, prestasi Huawei Mate 30 series sangat apik menjelang akhir tahun 2019.

Laporan terbaru menyatakan bahwa perusahaan sudah mengirimkan sebanyak 12 juta unit Mate 30 series secara global.

Prestasi itu cukup menggembirakan mengingat pada Oktober 2019 Huawei mengklaim telah mengirim lebih dari 7 juta unit Mate 30 series.

Perusahaan berambisi bahwa Mate 30 series dapat menembus pengiriman hingga 20 juta unit.

Perangkat yang tidak dibekali oleh Google Mobile Services harus berjuang keras di luar China.

Kurangnya dukungan Google pada smartphone di China tak menjadi masalah besar bagi konsumen China karena mereka mempunyai alternatif lain yang cukup banyak terutama pada ketersediaan aplikasi.

Sebagian besar smartphone Android yang dijual di wilayah tersebut juga tidak dilengkapi dengan Google Play Services, jadi ini pada dasarnya tidak merugikan bagi rata-rata pengguna dari China.

Namun di luar China, Huawei harus berjuang lebih karena para pesaing diuntungkan dengan adanya layanan Google Mobile Services, termasuk Google Play Store.

Dikutip dari Gizmochina, performa kamera yang cukup menawan pada Huawei Mate 30 Pro disinyalir menjadi daya tarik utama bagi konsumen.

Sejak September 2019, Mate 30 Pro dan Mate 30 Pro 5G menjadi "raja" di situs benchmark kamera populer, DxOMark.

Performa kamera Mate 30 Pro dan Mate 30 Pro 5G berhasil mengungguli kamera dari Xiaomi Mi CC9 Pro, Apple iPhone 11 Pro Max, dan Samsung Galaxy Note 10+ 5G.