hitekno.com - Tak hanya chipset, produsen smartphone juga berlomba-lomba mengembangkan fitur pengisian daya pada masing-masing perangkatnya. Sebuah smartphone misterius Vivo yang lolos sertifikasi diketahui membawa fitur fast charging 55 W.
Sebuah smartphone misterius dengan kode Vivo V1955A telah lolos sertifikasi di China Compulsory Certificate (3C).
Setiap produk, termasuk perangkat elektronik yang diimpor atau dipasarkan di China memang terlebih dahulu harus lolos pengujian di 3C.
Perangkat masih belum dikonfirmasi resmi oleh perusahaan, namun kemungkinan itu adalah kode dari smartphone gaming Vivo iQOO 3.
Pada bulan April 2019, Vivo memperkenalkan sub-merek iQOO yang fokus menyasar segmen gaming.
Saat peluncurannya, Vivo mengklaim bahwa fitur fast charging 44 W dapat mengisi baterai berkapasitas 4.000 mAh secara penuh dalam waktu 45 menit.
Baterai perangkat juga bisa terisi sebanyak 50 persen hanya dalam waktu 15 menit saja.
Dikutip dari Gizmochina, Vivo iQOO 3 diharapkan menjadi smartphone 5G yang didukung dengan chipset Snapdragon 865.
Perangkat tersebut diprediksi akan diluncurkan pada kuartal pertama 2020.
Persaingan dalam menghadirkan fast charging paling ngebut cukup menarik untuk disimak.
Tak mau ketinggalan, Vivo juga mengenalkan Super FlashCharge 120 Watt pada Juni 2019 dengan kemampuan yang lebih baik.
Fitur fast charging 100 W memang belum tersedia secara komersial, namun melihat persaingan yang makin "ngebut" diprediksi perangkat flagship di tahun 2020 bisa mengadopsinya.
Jika sudah meluncur, fitur fast charging 55 W pada smartphone misterius Vivo bisa menjadi nilai tambah di kelas flagship.
Berita Terkini
-
ASUS Resmi Kenalkan PC ProArt Bertenaga NVIDIA RTX Spark
-
Daftar Harga HP Xiaomi September 2026 Resmi di Indonesia
-
4 Rekomendasi HP Realme Snapdragon untuk Multitasking Berat
-
Daftar Harga iPhone September 2026, Mana yang Paling Worth It?
-
Motorola Razr Fold Resmi Meluncur di Indonesia dengan Harga Rp 26 Jutaan