hitekno.com - Menjadi andalan saat menggelar perundingan yang membahas pembebasan tahanan, Pemerintah Afghanistan dan Taliban seperti yang dilaporkan berita Reuters.
Perundingan via Skype itu disebut menghasilkan terobosan penting, setelah dua pihak menjumpai jalan buntu saat membahas soal pembebasan tahanan sebelumnya.
Pemerintah Afghanistan ingin para tahanan dibebaskan bertahap dan dengan sejumlah syarat. Sementara Taliban ingin semua tahanan dibebaskan serentak, sesuai dengan kesepakatan damai yang diteken bersama Amerika Serikat di Doha, Qatar, bulan Februari kemarin.
Salah satu kesepakatan damai itu adalah penarikan mundur pasukan AS yang sudah lebih dari 18 tahun berperang di Afghanistan, untuk melengserkan rezim Taliban.
"Semua pihak sepakat di tengah ancaman virus corona pembebasan tahanan menjadi semakin penting," kata Zalmay Khalilzad, utusan khusus AS untuk perdamaian di Pakistan.
Taliban sebelumnya telah menolak untuk berbicara dengan pemerintah Afghanistan sebelum semua tahanan dibebaskan.(Suara.com/Liberty Jemadu)
Berita Terkini
-
ASUS Resmi Kenalkan PC ProArt Bertenaga NVIDIA RTX Spark
-
Daftar Harga HP Xiaomi September 2026 Resmi di Indonesia
-
4 Rekomendasi HP Realme Snapdragon untuk Multitasking Berat
-
Daftar Harga iPhone September 2026, Mana yang Paling Worth It?
-
Motorola Razr Fold Resmi Meluncur di Indonesia dengan Harga Rp 26 Jutaan