hitekno.com - Belum lama ini aplikasi Zoom menjadi perbincangan usai ditemukannya kerentanan terkait keamanan privasinya. Aplikasi yang tengah populer ini ditemukan mengalihkan beberapa panggilannya yang dilakukan di Amerika Utara melalui China.
Alasan ini yang membuat beberapa kekhawatiran terkait privasi aplikasi yang kini banyak digunakan usai kebijakan kerantina diri di rumah.
Begitu banyak laporan yang membuat beberapa sekolah di New York melarang aplikasi conference tersebut digunakan.
Salah satu juru bicara Departemen Pendidikan New York City, Danielle Filson mengatakan ''Memberikan pengalaman belajar jarak jauh yang aman untuk siswa kami adalah penting dan setelah ditinjau lebih jauh tentang keamanan, sekolah harus menjadi dari penggunaan Zoom segera.''
Menurutnya, banyak hal baru untuk pembelajaran jarak jauh dan menurutnya ini adalah keputusan yang tepat untuk melarang menggunakan aplikasi Zoom untuk staf dan siswa.
Banyak perusahaan dan sekolah yang mengharuskan untuk bekerja dan belajar dari rumah.
Salah satu yang menjadi daya tarik aplikasi Zoom adalah kemampuannya untuk menampung sebanyak 100 pengguna secara bersamaan untuk panggilan video.
Hal ini menjadi sangat ideal untuk perusahaan dan sekolah yang membutuhkan skala besar.
Namun, karena masalah keamanan ini membuat sejumlah perusahaan dan organisaasi untuk berpikir ulang untuk kembali menggunakannya atau tidak.
Meskipun pihak Zoom mengatakan akan menghabiskan 90 hari ke depan memperbaiki masalahanya.
Sementara itu, Microsoft dan Google tengah meningkatkan layanan panggilan videonya sendiri seperti Skype dan Duo untuk bersaing dengan aplikasi Zoom.
Berita Terkini
-
ASUS Resmi Kenalkan PC ProArt Bertenaga NVIDIA RTX Spark
-
Daftar Harga HP Xiaomi September 2026 Resmi di Indonesia
-
4 Rekomendasi HP Realme Snapdragon untuk Multitasking Berat
-
Daftar Harga iPhone September 2026, Mana yang Paling Worth It?
-
Motorola Razr Fold Resmi Meluncur di Indonesia dengan Harga Rp 26 Jutaan