Agung Pratnyawan
Pendiri Huawei: Butuh 300 Tahun untuk Kejar iOS dan Android

hitekno.com - Seperti diketahui, Huawei masih dalam blacklist Amerika Serikat yang membuatnya mendorong untuk mengembangkan sistem operasi sendiri. Namun bisakah sistem operasi ini bisa menyaingi Android dari Google dan iOS dari Apple?

Sistem operasi Huawei sendiri diketahui bernama Harmony OS. Yang digadang-gadang akan menjadi pesaing Android dan iOS.

Meski begitu, pendiri Huawei Ren Zhengfei mengatakan bahwa sistem operasi besutannya itu memerlukan waktu sedikitnya 300 tahun untuk menyalip popularitas sistem operasi buatan Apple (iOS) dan Google (Android).

Seperti yang sudah diketahui, sanksi dagang AS memaksa Huawei kehilangan dukungan layanan Google Mobile Services untuk perangkat ponsel dan tablet mereka.

Mau tak mau, Huawei langsung tancap gas mengembangkan sistem operasi Harmony OS. Namun, Ren Zhengfei mengakui bahwa sistem operasi Harmony OS masih banyak kekurangan dan belum sepadan untuk dibandingkan dengan iOS maupun Android.

"Huawei sedikit terlambat, jadi akan sangat sulit untuk menyalip sistem operasi Android dan Apple. Ini mungkin membutuhkan waktu yang cukup panjang, tapi tidak lebih dari 300 tahun," imbuhnya.

Walau bisnisnya masih dibatasi oleh regulasi pemerintah AS, namun bos Huawei tersebut tidak akan menggantikan komponen buatan perusahaan asal AS.

Pasalnya, sanksi yang dijatuhkan kepada Huawei diringankan karena memperbolehkan perusahaan AS yang memiliki lisensi khusus boleh berbisnis dengan Huawei.

Bahkan, ia menjadikan dua raksasa teknologi tersebut sebagai motivasi yang memacu inovasi baru dari Huawei.

"Tidak apa-apa jika kita tidak menggunakan komponen AS, tetapi apa yang terjadi jika konsumen tidak membeli produk kami," tutup Ren Zhengfei. 

Itulah kaya pendiri Huawei kenapa mereka butuh waktu 300 tahun untuk bisa mengembangkan Harmony OS untuk bisa menyaingi sistem operasi iOS dan Android. (Suara.com/ Tivan Rahmat).