Rezza Dwi Rachmanta
Leica Rilis Jam Tangan Premium, Harganya Tembus Rp 221 Juta

hitekno.com - Leica merupakan merek kamera yang cukup terkenal dengan kualitas lensa premium pada HP flagship. Cukup menarik, perusahaan tersebut kini turut meluncurkan jam tangan premium.

Tak sekadar premium, jam tangan bisa dikategorikan ada di segmen ultra premium mengingat banderolnya mencapai 13.500 euro atau Rp 221 juta.

Merek optik dengan ketenaran selama 150 tahun ini mengumumkan dua jam tangan anyar Leica L1 dan L2. Perusahaan menyebut produk ini sebagai "dua jam tangan luar biasa dengan crown yang dipatenkan".

Perangkat terinspirasi dari keajaiban teknik yang dibuat di Wetzlar. Perlu diketahui, setiap produk yang dikembangkan oleh Leica biasanya memiliki kualitas lensa sangat bagus.

Kamera yang dikembangkan bersama Leica cukup familiar tersemat pada seri HP flagship Huawei. Ini membuat HP flagship Huawei pernah memperoleh predikat sebagai salah satu perangkat premium dengan kamera terbaik di situs DxOMark. Setelah berpisah dengan Huawei, Leica saat ini diketahui bermitra dengan Xiaomi.

Leica L1 dan Leica L2 didesain dengan menyematkan fitur khas dari sejarah Leica. Ini termasuk desain halus dari jarum jam, bentuk kotak baja tahan karat, knurling khusus pada kenop, dan kaca arloji berbentuk kubah.

Kaca arloji menyiratkan bentuk lensa premium dari Leica. Perusahaan melapisi jam tangan dengan kristal safir tangguh yang diklaim tahan dari segala macam goresan.

Sebagian besar komponen jam tangan dikembangkan dan diproduksi oleh pabrik Lehmann di wilayah Black Forest Jerman. Perusahaan menjelaskan bahwa produksi komponen pada satu wilayah untuk memastikan kualitas produk setangguh mesin jam tangan buatan Jerman.

Fitur lain yang disematkan adalah ketahanan air 5 ATM (50 meter). Leica L1 dengan perhiasan dan fitur yang lebih terbatas dibanderol dengan harga 9.500 euro atau Rp 156 juta. Sementara jam tangan Leica L2 (versi tertinggi) dapat dibeli dengan harga 13.500 euro atau Rp 221 juta. Jam tangan Leica bakal dipasarkan ke beberapa negara seperti China, Singapura, Jepang, AS, Austria, Rusia, dan UEA.