hitekno.com - Nintendo of America mengajukan gugatan pada Jumat terhadap Gary Bowser, Pemimpin hack Team Xecuter. Gary Bowser dan anggota Tim Xecuter lainnya, Max Louran ditangkap dan didakwa dengan 11 tuduhan kejahatan pada tahun 2020.
Gugatan yang diajukan pihak Nintendo tersebut merupakan Bowser melanggar hak cipta Nintendo dalam membuat dan menjual peretasannya.
Pihak Nintendo mengajukan gugatan tersebut ke pengadilan Seattle dan akan menuntut Bowser dengan dua tuduhan, yaitu perdagangan dan satu pelanggaran.
Dilansir dari laman Polygon.com, Nintendo menggambarkan operasi Bowser sebagai ''Cincin bajak laut internasional'' yang menjual perangkat peretasan Nintendo Switch yang dirancang untuk menghindari keamanan Nintendo sendiri.
Sebelumnya, Nintendo telah mengajukan beberapa tuntutan hukum terhadap penjual alat peretasan, termasuk SX Pro, SX Core dan SX Lite.
Tiga perangkat tersebut digunakan untuk meretas Nintendo Switch dan Nintendo Switch Lite.
Menurut gugatan tersebut, Bowser telah membuat dan menjual perangkat peretasan Nintendo setidaknya sejak 2014, ketika ia mendistribusikan perangkat yang dirancang untuk meretas Nintendo 3DS.
Sepanjang gugatan tersebut, Nintendi mendokumentasikan sejarah panjang peretasan Bowser Switch, serta rincian perangkatnya.
Nintendo sendiri menyebut peretasan dan pembajakan Nintendo Switch sebagai ''masalah internasional yang serius dan memburuk''.
Berita Terkini
-
FFWS SEA 2026: RRQ Kazu dan MBR Omega Lolos ke Grand Finals di Surabaya
-
Eksplorasi JRPG Modern via Game Pass untuk Gamer Indonesia 2026
-
Cara Download Game PS2 di Android 2025: Lengkap dari Emulator, BIOS, hingga ISO
-
Kode Redeem FC Mobile Hari Ini 23 November 2025, Klaim dan Raih Kartu OVR tinggi
-
39 Kode Redeem Mobile Legends 23 November 2025, Raih Limited Diamond