Sabtu, 30 September 2023
Cesar Uji Tawakal : Kamis, 01 Juni 2023 | 16:26 WIB

Aktifkan Notifikasimu

Jadilah yang pertama menerima update berita penting dan informasi menarik lainnya.

Hitekno.com - Ubisoft, pengembang dan penerbit video game populer, baru saja mengumumkan penutupan toko online resmi mereka di daratan China.

Perusahaan ini juga akan menghentikan penjualan langsung merchandise mereka di wilayah tersebut, tetapi tidak semuanya berita buruk.

Dilansir dari Gizmochina, studio permainan video asal Prancis ini dikenal dengan beberapa franchise permainan AAA paling populer di pasar, termasuk Assassin's Creed dan Far Cry.

Namun, meskipun popularitasnya, Ubisoft memutuskan untuk menutup toko online mereka di pasar permainan video terbesar ini.

Kini, toko utama Ubisoft di Tmall tidak akan lagi menjual langsung kepada konsumen di China. Langkah ini dikabarkan sebagai bagian dari penyesuaian strategis di wilayah tersebut, yang akan membuat merek tersebut "tidak lagi mengoperasikan bisnis penjualan merchandise di China".

Perusahaan tersebut mengumumkan hal ini minggu lalu melalui akun resmi Weibo (situs web mikroblogging China) mereka.

Menurut pernyataan dari perwakilan Ubisoft China, "Setelah meninjau strategi koleksi dan merchandise kami di China, kami telah memutuskan untuk menghentikan penjualan langsung kami di negara tersebut".

Namun, penerbit permainan video ini juga mengumumkan bahwa mereka masih akan menjual merchandise mereka melalui mitra-mitra mereka di pasar China.

Pernyataan tersebut menambahkan bahwa "Kami akan terus meluncurkan produk-produk dalam kerja sama dengan mitra lisensi kami, dan produk-produk ini akan tersedia melalui saluran penjualan mitra-mitra kami".

Perlu dicatat, kabar ini juga datang menjelang acara Ubisoft Forward Live yang akan berlangsung pada 12 Juni, di mana kemungkinan besar mereka akan mengumumkan permainan baru Assassin's Creed Mirage.

BACA SELANJUTNYA

Siap-siap, HoYo FEST 2023 Digelar di Indonesia pada Juli