hitekno.com - Piala Dunia 2018 yang digelar di Rusia telah dimulai, berbagai negara berlomba-lomba menjadi juara.
Seperti pada kompetisi sepakbola lainnya, pasti bermunculan prediksi atau ramalan siapa yang bakal memenangkannya.
Dari orang pintar hingga hewan dimintai untuk memprediksi pertandingan sepakbola paling bergengsi sejagat ini.
Termasuk artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan ikut memberikan prediksinya pada Piala Dunia 2018.
Goldman Sachs, sebuah perusahaan perbankan yang memanfaatkan sistem kecerdasan buatan miliknya untuk memprediksi Piala Dunia 2018.
Piala Dunia 2018/Tipscrew
Goldman Sachs melengkapi sistem kecerdasan buatan ini menggunakan machine learning untuk menjalankan lebih dari 200 ribu model kasus.
Kecerdasan buatan ini mengumpulkan data performa tim dan individu pemainnya untuk memprediksi skor masing-masing pertandingan secara spesifik.
Hasil yang didapatkan dari proses ini dicocokkan dengan hasil pertandingan pada beberapa Piala Dunia dan Piala Eropa sebelumnya.
Selanjutnya, Goldman Sachs akan mensimulasikan lebih dari satu juta pertandingan untuk menghitung kemungkinan progres dari tiap-tiap tim.
Dilansir Engadget, sebelumnya Goldman Sachs pernah memprediksi Piala Dunia 2014. Namun prediksinya tersebut meleset.
Kala itu Goldman Sachs memprediksi Brasil akan menjuarai Piala Dunia. Namun pada kenyataannya malah Jerman yang juara.
Lalu di Piala Dunia 2018 ini, kecerdasan buatan Goldman Sachs memprediksi Brasil bakal menjadi juaranya.
Lalu apakah prediksi Goldman Sachs untuk Piala Dunia 2018 ini kembali meleset atau akurat? Kita lihat saja nanti.
Hitekno.com/Agung Pratnyawan
Berita Terkini
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia
-
Mengenal Keunggulan Pippit AI, Sulap Rekaman Video Buram Jadi Jernih