Hitekno.com - Pada Minggu (1/7) lalu akun Twitter resmi Markobar, @markobar1996 mengunggah sebuah meme respon menarik Gibran Rakabuming mengenai demo di depan usahanya tersebut.
Cuitan ini sudah di retweet sebanyak lebih dari 200 kali oleh pengguna Twitter.
Meme lucu ini juga sudah mendapat 44 balas yang menanggapi keramaian di depan kedai Markobar di Solo, Jawa Tengah ini.
Dalam meme tersebut, ada sebuah foto beberapa orang yang sedang melakukan demo tepat di pintu masuk Markobar.
"Tadi ada yang pagi-pagi udah antri Markobar." tulis @markobar1996.
Demo yang berlangsung cukup pagi ini, ditanggapi dengan meme Gibran yang belum diketahui siapa pembuatnya.
"Waduh mas.. Antrinya kepagian.. Markobar belum buka tuh.." tulis meme tersebut lengkap dengan foto anak sulung Presiden Joko Widodo ini.
Jika kamu berpikir bahwa demo ini merupakan demo terhadap putra Jokowi tersebut, maka kamu salah.
Ternyata orang-orang ini berkumpul untuk mengikuti jalan sehat yang diadakan oleh sebuah kelompok di Solo.
Sayangnya, kegiatan jalan sehat ini diisi dengan muatan tagar #2019GantiPresiden.
Baca Juga:
Tipe Orang Indonesia: Ribut Buang Sampah Sembarangan di Bioskop
Kebetulan foto yang berhasil tersebar menunjukan orang-orang yang berdiri tepat di depan kedai martabak kekinian ini.
Sejauh ini, belum ada tanggapan dari pihak Gibran mengenai meme yang tersebar ini.
Namun meme ini jelas mengundang tawa pengguna Twitter.
Dalam kolom balasan, banyak yang meminta Gibran untuk membuka kedai Markobar ini selama 24 jam.
Seperti yang dicuitkan oleh akun Twitter di bawah ini.
Berita Terkait
Berita Terkini
-
3 Digital Marketing Agency Terbaik Indonesia 2026: Era Baru AI-Powered Marketing
-
Kolaborasi Manusia dan Mesin, Local Media Community Gelar Workshop Google AI
-
Registrasi SIM Berbasis Face Recognition Picu Polemik, Publik Soroti Risiko Kebocoran Data Pribadi
-
Registrasi SIM Berbasis Face Recognition Dinilai Berisiko, Pakar Ingatkan Ancaman Privasi dan Penyalahgunaan Data
-
5 Fakta BONDS, Perangkat Pemanas Tembakau dengan Inovasi Teknologi Baru