hitekno.com - Facebook sepertinya harus memeras otak lebih keras lagi bulan ini. Bagaimana tidak, kamis kemarin saham anjlok sebesar 20 persen dan menjadikan penurunan saham terbesar yang pernah ada di Amerika Serikat.
Saham yang anjlok sebesar 20 persen menyebabkan penurunan kapitalisasi pasar Fecebook sebesar 124 miliar dolar AS atau Rp 1.783 triliun. Angka itu menjadi angka penurunan saham terbesar yang pernah terjadi di Amerika Serikat.
Kehilangan kapitalisasi pasar sebanyak Rp 1.783 triliun bahkan hampir menyamai total pendapatan APBN Negara Indonesia tahun 2018 yang sebesar Rp 1.894,7 triliun.
Jika Indonesia harus bersusah payah mendapatkannya dalam waktu setahun, Facebook kehilangan ribuan triliun hanya dalam waktu sehari.
Menurut laporan dari Bloomberg, peristiwa ini merupakan kerugian terbesar yang pernah terjadi dalam satu hari untuk perusahaan yang terdaftar di bursa saham Amerika Serikat.
Kepala bagian Facebook memperingatkan bahwa pertumbuhan pendapatan akan turun dengan persentase satu digit pada sisa akhir tahun ini.
Dalam bursa saham yang terdaftar di Amerika Serikat, perusahaan Facebook "memimpin" dalam tingkat penurunan saham terbesar dibandingkan dengan perusahaan lainnya.
Pertumbuhan laba paling lambat yang menimpa Apple Inc. dalam 10 tahun terakhir memicu kerugian hampir 60 miliar dolar AS atau Rp 863 triliun pada 24 Januari 2013.
Saham anjlok yang dialami Facebook membuat banyak pihak geleng-geleng kepala melihat besarnya uang yang hilang dari perusahaan milik Mark Zuckenberg dalam waktu sehari.
Tag
Berita Terkini
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia
-
Mengenal Keunggulan Pippit AI, Sulap Rekaman Video Buram Jadi Jernih