Sabtu, 25 Juni 2022
Agung Pratnyawan : Rabu, 29 Agustus 2018 | 17:00 WIB

Aktifkan Notifikasimu

Jadilah yang pertama menerima update berita penting dan informasi menarik lainnya.

Hitekno.com - Secara resmi, Tokopedia pecat karyawan yang terlibat dalam kecurangan flash sale. Ini dilakukan demi menjaga kepercayaan pelanggan.

Pemecatan karyawan ini telah dikonfirmasi resmi oleh Tokopedia melalui blog perusahaan yang dirilis pada 27 Agustus 2018.

Melalui audit internal, Tokopedia mendapati sejumlah karyawan yang melakukan pelanggaran transaksi 49 produk dari kampanye promosi yang sedang berlangsung.

Setelah mendapati fakta tersebut, pada 24 Agustus 2018, Tokopedia pecat karyawan yang terlibat dalam kecurangan ini.

''Tokopedia telah secara efektif memberhentikan seluruh karyawan yang terlibat pada pelanggaran kebijakan perusahaan tersebut'' tulis dalam blog Tokopedia.

Logo perusahaan dagang online Tokopedia. (Suara.com/Aditya Gema Pratomo)

Seperti diketahui, pada tanggal 15 hingga 17 Agustus 2018, Tokopedia mengadakan kampanye Flash Sale yang memungkinkan orang untuk membeli barang menarik dengan harga murah.

Kala sesi flash sale tersebut, menurut pantauan tim Hitekno di media sosial, banyak yang mengeluhkan tidak bisa membeli barang yang sedang didiskon.

''Brg udh dapet, tgl checkout en bayar dan stock masih ada, tiba2 stok abis'' kata @domomo35.

''Bidik nintendo switch di flashsale tokopedia, udah masuk keranjang, udah pilih kurir. Giliran minta kode pembayaran, barang habis. Ga sampe 1 menit. Luar biasa'' kata @adityakh_.

Logo perusahaan dagang online Tokopedia. (Suara.com/Aditya Gema Pratomo)

Kabar Tokopedia pecat karyawan ini pun ramai di media sosial. Banyak netizen yang memberikan komentarnya melalui Twitter. Seperti beberapa ini.

''Kamu ngalamin yg namanya ngga pernah bisa beli barang murah saat flash sale toped? Ternyata ini dia penyebabnya... Internal Fraud.'' kata @wartawira.

''Pantes... susah banget dapet flash sale nya. Anyway, fraud itu emang paling potensial dilakukan oleh internal kok. Bahkan ada yang rela dengan effort melakukan fake transactions dan effort ke penyedia jasa pengiriman,demi sekedar mendapatkan free ongkir'' kata @cantonaisme.

''Worth it ga ni pada career suicide cuma buat barang berapa juta? Ini list employee nya pasti sudah keluar dan sudah diblack list sama semua startup lain.'' ungkap @rajasa.

''Padahal sudah kerja udah enak, tapi malahan berniat curang wkwk..'' kata @AnonSembiring.

''@tokopedia jadi cerita nya tokped pecat karyawan yg curangi flashsale? Good good. I like that. Mental masyarakat yang salah seperti ini kalau gak ditegasin, gak akan maju negara ini.'' kata @pathoftama.

''Menarik bahwa kita menamai kasus Tokopedia sebagai 'penipuan' (fraud) dan bukan 'kolusi' which is a far more worrying symptom because our corrupt culture is so pervasive it leaks to the supposedly innovative, young start-ups.'' kata @Afutami.

Itulah beberapa tanggapan netizen mengenai tindakan Tokopedia pecat karyawan yang ikut terlibat dalam kecurangan flash sale.

BACA SELANJUTNYA

Bersama BI dan OJK, Tokopedia Luncurkan Modul Literasi Keuangan untuk UMKM