Hitekno.com - Secara pasar global Google mendominasi 80 persen lebih banyak digunakan dibanding mesin pencari lainnya.
Tidak heran memang kalau di antara kalian saat ini pasti banyak yang menggunakan Google untuk mencari informasi.
Namun, kalian harus tahu nih kalau misalkan ada beberapa alternatif mesin pencari lainnya selain Google lho, yuk langsung simak berikut ini.
Mesin pencari Bing juga bisa kamu gunakan alternatif selain Google lho, bahkan Bing akan menyuguhkan visual yang lebih menarik, estetis dan beragam.
Tidak hanya itu, di Bing kamu juga bisa menjajal Bing Place for Business sebagai alternatif dari Google My Business untuk mempromosikan bisnismu.
Naver memang tidak sepopuler Google atau Bing, bahkan mesin pencari ini hanya menyumbang presentase kecil di pasar global.
Tetapi mesin pencari Naver ini paling populer lho di pasar dalam negeri di Korea Selatan.
Bahkan karena algoritmanya yang memakai bahasa Korea, Naver memiliki hasil yang lebih baik daripada Google.
Baca Juga:
Bukan Pensiun, Dendi Cari Team Baru Setelah Cabut dari NaVi
Yahoo!
Yahoo! bukanlah mesin pencari online yang baru, namun mesin pencari ini juga menyuguhkan fitur lain seperti mail, news dan finance.
Mesin pencari ini sempat berada di puncak kepopuleran sebelum diakuisisi oleh Verizon di tahun 2017 lalu.
AOL
AOL (America Online) Search merupakan mesin pencari yang didukung oleh Bing.
Mesin pencari ini menyetujui hubungan strategis 10 tahun dengan Microsoft di tahun 2015 lalu.
Hingga kini Bing menjadi web search provider bagi AOL sejak Januari 2016 lalu.
Baidu
Baidu merupakan mesin pencari utama dan paling populer di Cina. Awalnya mesin pencari ini hanya digunakan di Cina, namun saat ini mesin pencari ini juga merambah pasar global.
Mesin pencari online ini juga sangat penting untuk yang memiliki bisnis, karena Baidu menjadi mesin pencari dengan market share lebih besar dibanding Google lho.
Kalau menurut kamu, di antara mesin pencari online di atas mana yang jadi favorit kamu selain Google?
Berita Terkait
Berita Terkini
-
Kolaborasi Manusia dan Mesin, Local Media Community Gelar Workshop Google AI
-
Registrasi SIM Berbasis Face Recognition Picu Polemik, Publik Soroti Risiko Kebocoran Data Pribadi
-
Registrasi SIM Berbasis Face Recognition Dinilai Berisiko, Pakar Ingatkan Ancaman Privasi dan Penyalahgunaan Data
-
5 Fakta BONDS, Perangkat Pemanas Tembakau dengan Inovasi Teknologi Baru
-
Keamanan Registrasi SIM dengan Face Recognition Masih Dipertanyakan Jelang 2026