hitekno.com - Selain diisi dengan berbagai tweet receh, Twitter biasanya dihiasi dengan para politikus yang sering kali sangat aktif bercuit. Salah satunya yang cukup sering menyampaikan pendapatnya di Twitter adalah Fadli Zon. Belum lama ini, wakil ketua DPR RI ini perang mention dengan Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya. Keduanya bahkan saling pamer IPK dan prestasi di media sosial satu ini.
Kejadian ini dimulai dari cuitan Fadli Zon saat menanggapi tweet dari Fahri Hamzah di akun @Fahrihamzah pada Jumat (07/12/2018) lalu.
''Sering, diujungnya nanti sebagai cara memahami isi otak calon pemimpin, maka demokrasi menyelenggarakan debat. Tapi sangat singkat. Debat pendek itu berhasil membuat segelintir cerdik pandai memahami siapa kandidat yg mampu. Tapi histeria telah terbentuk. Debat tak berguna.'' tulis Fahri Hamzah dalam cuitannya.
''Meskipun tdk jd patokan, ada baiknya IQ diumumkan. Jgn sampai 200 sekolam. @rockygerung'' tulis Fadli Zon.
Yunarto Wijaya langsung menantang Fadli Zon untuk membandingkan IQ masing-masing pada masa sekolah.
''Yuk kita buka tes IQ kita zaman sekolah, siapa yg lbh tinggi... sekalian @Dahnilanzar & @Fahrihamzah punya... kalo anda lebih rendah boleh juga mundur dr dpr...'' tulis @yunartowijaya.
Tidak tinggal diam, Fadli Zon lalu membalas mention Yunarto Wijaya ini. Menurutnya penting untuk mengetahui total IQ dari seorang Presiden.
''Kok jadi sewot, kan di AS aja kita tahu IQ presidennya.'' tulisnya.
Mengaku hanya ingin tahu, akhirnya rasa penasaran Yunarto Wijaya ini dibalas oleh Fadli Zon yang memamerkan sederet prestasi gemilangnya lengkap dengan total IPK-nya pada masa kuliah.
''Ini bukan sombong ya Bro cuma analisa sendiri deh. Yg jelas sy juara umum dr kelas 1 SD, lulus SMA summa cum laude, mahasiswa berprestasi 1 Universitas Indonesia, mawapres 3 nasional, alhamdulillah S3 selesai dg IPK klu gak salah 3,8. Lumayanlah.'' tulis Fadli Zon.
''Saya lulusan terbaik di Unpar utk level jurusan dan fakultas, UI juga.. kalo gak salah ingat 3.76... lalu boleh saya norak merasa lbh pinter? Yg jelas saya malu kalo makan gaji buta dr pajak rakyat... dah puas jawabannya?'' tulis Yunarto Wijaya.
Walaupun begitu, banyak netizen yang ikut memantau perang mention antara Fadli Zon dan Yunarto Wijaya ini. Kamu pantau juga nggak?
Berita Terkini
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia
-
Mengenal Keunggulan Pippit AI, Sulap Rekaman Video Buram Jadi Jernih