hitekno.com - Youtuber ternama, Atta Halilintar selama ini dikenal dengan mobil mewah yang dipakainya. Namun baru-baru ini, Atta Halilintar mulai merambah ke motor gede alias moge.
Diketahui, kini putra sulung Gen Halilintar ini membeli sebuah moge. Namun anehnya, pria yang mengoleksi mobil mewah ini malah beli moge bekas.
Tak bisa dipungkiri, hobi otomotif yang dimiliki youtuber Atta Halilintar boleh dikatakan cukup eksklusif. Mobil-mobil itu kerap mejeng di jejaring sosial dan channel YouTube sang pemilik.
Bak ingin menyaingi selebritis lndonesia, sederet mobil kece seperti Mini Cooper, Toyota Alphard dan BMW i8 berbaris rapi di garasi rumahnya.
Tapi ada yang berbeda kali ini, akun penjual moge bekas @tetehharley2nd mengunggah sebuah video pendek yang menampilkan wajah Atta Halilintar dan sebuah moge yang sedang diturunkan dari mobil angkut.
''Ini teteh lagi di rumah Abang Atta nih, baru ambil motornya,'' ujar teteh penjual moge.
''Sold out, Breakout CVO 2013. Alhamdulillah, terima kasih untuk kepercayaannya @attahalilintar. Barakalloh ya,'' tulis caption @tetehharley2nd.
Apalagi dengan warna krom hitam dan kuning emas yang menyelimuti bodi bagian luar.
Gaya custom yang diusung moge tersebut nyatanya memang asli dari pabrikan, sesuai dengan tipe Custom Vehicle Operations (CVO).
Nggak kalah kece dengan tampilannya, jeroan Harley Davidson Breakout CVO juga bisa diandalkan.
Moge itu mengusung kapasitas mesin 1.800 cc, berpendingin udara, transmisi 6 percepatan dan memiliki torsi puncak 151 Nm.
Jadi kapan nih Atta Halilintar pamer gaya moge bekasnya? (Mobimoto.com/Husna Rahmayunita)
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi